lembar sertifikat

Mei 29, 2011

Pengertian Data Base

Mei 3, 2011

PENGERTIAN DATABASE

Beberapa definisi tentang Database :
1. Menurut Gordon C. Everest :
Database adalah koleksi atau kumpulan data yang mekanis, terbagi/shared, terdefinisi secara formal dan dikontrol terpusat pada organisasi.
2. Menurut C.J. Date :
Database adalah koleksi “data operasional” yang tersimpan dan dipakai oleh sistem aplikasi dari suatu organisasi.
– Data input adalah data yang masuk dari luar sistem
– Data output adalah data yang dihasilkan sistem
– Data operasional adalah data yang tersimpan pada sistem
3. Menurut Toni Fabbri :
Database adalah sebuah sistem file-file yang terintegrasi yang mempunyai minimal primary key untuk pengulangan data.
4. Menurut S. Attre :
Database adalah koleksi data-data yang saling berhubungan mengenai suatu organisasi / enterprise dengan macam-macam pemakaiannya.

Jadi SISTEM DATABASE adalah sistem penyimpanan data memakai komputer.

Sifat-sifat database :
• Internal : Kesatuan (integritas) dari file-file yang terlibat.
• Terbagi/share : Elemen-elemen database dapat dibagikan pada para user baik secara sendiri-sendiri maupun secara serentak dan pada waktu yang sama (Concurrent sharing).

Elemen-elemen database :
A. Tipe :
1. Enterprise = Suatu jenis organisasi, misalnya Bank, Hotel, Universitas dan lain-lain.
2. Entity = File = Obyek pada enterprise berdasarkan data yang disimpan
3. Atribute = Field = Data item = Beberapa hal yang ingin diketahui dari suatu file
4. Record = Satu set field yang merupakan ciri khas dari suatu file
Istilah entity dan atribute biasanya digunakan pada tingkat konsepsual dan logikal, sedangkan file, record dan field pada tingkat internal/fisikal.
Hubungan : Enterprise terdiri dari beberapa entity, entity terdiri dari beberapa record dan record terdiri dari beberapa field.

Enterprise Entity / File Record Atribute/Field

B. Isi / Nilai :
1. Data File : Seluruh isi data pada file
2. Data Record : Satu set isi data pada suatu susunan field dari suatu file
3. Data Value : Isi data masing-masing data elemen.
Sumber-sumber daya suatu organisasi / enterprise :
Ada 5 M Sumber Daya, yaitu :
• Man : Manajemen Personalia (Manusia)
• Machine : Manajemen peralatan (Mesin)
• Material : Manajemen industri (Bahan Baku)
• Money : Manajemen Keuangan (Uang)
• Message : Manajemen Informasi.

DATA Merupakan sumber daya yang paling penting dalam perusahaan, data perlu disimpan dan dimanajemen (rencana, desain, operasi, kontrol dan evaluasi). Proses manajemen dilaksanakan dalam siklus hidup (Life Cycle).
Manajemen data dapat dilakukan secara administrasi manual atau dengan memakai komputer, secara umum Sistem Database adalah sistem penyimpanan data memakai komputer.

4 Komponen DATA PROCESSING yang menggunakan Sistem Database :
1. Perangkat Keras (Hardware) : Penyimpanan Sekunder
2. Perangkat Lunak (Software) : Program Aplikasi, DBMS
3. Data : Database mempunyai sifat internal (integritas dari file-file yang terlibat) dan terbagi / share
4. User : User pembuat program aplikasi, end user (user pemakai data langsung), DBA (Penanggung jawab).

Penanggung jawab sistem database adalah DBA (Database Administratur) ;
1. Syarat menjadi DBA
– Berkeahlian Teknik
– Berkeahlian tentang enterprise
2. DBA yaitu orang/group yang bertanggung jawab pada seluruh pengontrolan database
3. Tanggung jawab DBA :
– Menetapkan isi database
– Menetapkan struktur data pada penyimpanan sekunder dan metode akses
– Melayani kebutuhan user
– Mendefinisikan pengecekan kewenangan penggunaan database oleh user dan menetapkan
prosedur validasi suatu database.
– Menetapkan strategi backup dan recovery
– Memonitor unjuk kerja dan melayani kebutuhan akan perubahan-perubahan kepentingan.
4. Untuk melaksanakan tanggung jawabnya DBA harus mempunyai beberapa program utility, misalnya :
– Create Routine : Untuk membuat database baru
– Reorganization Routine : Untuk menyusun kembali database (misal : untuk menghapus
tempat-tempat kososng dari record-record yang sudah tidak berlaku)
– Journalizing / Logging Routine : Untuk mencatat semua operasi yang telah dikerjakan,
siapa usernya.
– Recovery Routine : Memperbaiki kerusakan database pada posisi sebelum kerusakan.
– Statistical Analisys Routine : Untuk memonitor hasil-hasil database.
Salah satu alat penting DBA adalah Data Dictionary yaitu segala sesuatu kekurangan tentang elemen-elemen database misal : Data apa saja yang dipakai suatu program aplikasi, data apa yang dibutuhkan untuk suatu laporan dari suatu departemen.
Kedudukan DBA :

Vendor
Database DBA Management
Hardware +
Software Staff

Data
Processing Aplication User
System + operation Development Community
Staff Staff

DBMS (Database Managemen System)
1. Menutut C.J. Date : DBMS adalah merupakan software yang menghandel seluruh akses pada database untuk melayani kebutuhan user.
2. Menurut S, Attre : DBMS adalah software, hardware, firmware dan procedure-procedure yang memanage database. Firmware adalah software yang telah menjadi modul yang tertanam pada hardware (ROM).
3. Menurut Gordon C. Everest : DBMS adalah manajemen yang efektif untuk mengorganisasi sumber daya data.
Jadi DBMS : Semua peralatan komputer (Hardware+Software+Firmware). DBMS dilengkapi dengan bahasa yang berorientasi pada data (High level data langauage) yang sering disebut juga sebagai bahasa generasi ke 4 (fourth generation language).

Fungsi DBMS : – Definisi data dan hubungannya
– Memanipulasi data
– Keamanan dan integritas data
– Security dan integritas data
– Recovery/perbaikan dan concurency data
– Data dictionary
– Unjuk kerja / performance
Peralatan untuk menetapkan/menentukan pendekatan database disebut DBMS
DBMS merupakan software (dan hardware) yang kusus didesain untuk melindungi dan memanage database.
Dengan menggunakan DBMS, maka dapat :
• Mendefinisikan data dan hubungannya.
• Mendokumentasikan struktur dan definisi data
• Menggambarkan, mengorganisasikan dan menyimpan data untuk akses yang selektif/dipilih dan efisien.
• Hubungan yang sesuai antara user dengan sumber daya data.
• Perlindungan terhadap sumber daya data akan terjamin, dapat diandalkan, konsisten dan benar.
• Memisahkan masalah Logical dan physical sehingga merubah implementasi database secara fisik tidak menghendaki user untuk merubah maksud data (Logical).
• Menentukan pembagian data kepada para user untuk mengakses secara concurent pada sumber daya data.
Contoh DBMS :
1. Database Hierarchy : Pengaksesan data harus mengikuti aturan hierarchy yang sudah didefinisikan terlebih dahulu.
Contoh : IMS-2 (Information Management System) oleh IBM, 1968
2. Data Network : Data membentuk jaringan yang lebih bebas dari model hierarchy.
Contoh : IDMS (Integrated Database Management System) oleh Cullinett Software Inc,
1972
3. Data Relational : Data dikelompokkan secara bebas menurut jenisnya lewat proses
normalisasi
Contoh : – INGRES oleh UN of CA & Relational Tech., 1973
– System-R oleh IBM Research, 1975
– ORACLE oleh Relational Software Inc. , 1979
– DBASE II oleh Ashton-Tate, 1981

PENDEKATAN TRADITIONAL VS DATABASE

Mengapa memilih pendekatan database karena pendekatan pemrosesan data sebelum pendekatan database adalah terpusat pada program aplikasi

Pendekatan tradisional, berorientasi pada program aplikasi dan tiap-tiap aplikasi berdiri sendiri-sendiri. contoh : aplikasi produk, aplikasi inventory dsb.
Sehingga terdapat masalah-masalah :
• Data redundancy : Duplikasi data yang sama pada beberapa file.
Redundansi dapat direduksi/dikurangi tetapi tidak dapat dihilangkan sama sekali
sehingga akan menyebabkan inconsistency (data tidak konsisten), incosistency dapat dihilangkan dengan cara Propagating Update yaitu melakukan update secara serentak pada field-field yang redundansi.
Contoh : Jika pelanggan pindah alamat dan nomer telponnya maka seharusnya ketiga file yang memuat data tersebut harus diubah/update (contoh File Anggota, File transaksi peminjaman, file Pengembalian), bila salah satu saja dari file yang mengandung data tersebut terlewat diupdate maka terjadilah tidak konsisten tadi. Untuk itu perlu adanya propagating update ketiga file tersebut.
• Data Isolation : Datanya terisolasi bagi user dan untuk melihatnya harus membuka program terlebih dahulu.
• Ketidakmampuannya dalam menjawab kebutuhan/pertanyaan sewaktu-waktu.
• Ketidakmampuan dalan sharing data yaitu elemen-elemen database dapat dibagikan pada para user baik secara sendiri-sendiri maupun serentak dan pada waktu yang sama.
• Biaya pengembangan yang tinggi sehingga tidak responsif terhadap kebutuhan perubahan.
Gambar :

Aplication 1 Aplication 2 Aplication 3

File File File File File File
1-A 1-B 2-A 2-B 3-A 3-B

Pendekatan Database, berarti data bebas dari program aplikasi (Data independent)
– Kemaren : Melakukan Desain
– Hari ini : Dioperasikan
– Yang akan datang : Dikembangkan

Gambar :

Aplication 1 Aplication 2 Aplication 3

Database
Management
System

Database

Keuntungannya :
• Mengurangi data redundancy : Data redundansi dapat direduksi/dikurangi, tetapi tidak dapat dihilangkan sama sekali (untuk kepentingan keyfield)
• Data integrity : Integritas/kesatuan data dapat dipertahankan, hal ini sebagi akibat dari penghindaran inconsistency dan pengontrolan security.
• Data independent : Kebebasan data contoh . Jika terdapat perubahan struktur file pelanggan maka program tersebut haruslah diubah. Jadi bahwa program yang telah dibuat tidak bebas terhadap database yang ada, apapun yang terjadi pada struktur file, setiapkali hendak melihat data dengan utility List, dll. ini berarti perintah-perintah dalam paket DBMS bebas terhadap database.
• Data security : Kontrol sekuriti dapat dilakukan. DBA dapat mengatur kewenganan penggunaan database (update, retrieve, delete)
• Data consistency : Inconsistency dapat dihilangkan
• Mudah dalam penggunaan datanya
• Membutuhkan sedikit memory untuk penyimpanan data.

Kerugiannya :
Mahal (teknologi DBMS, Operation, Conversion, Planning, Risk)

ARSITEKTUR DATABASE

ARCHITECTURE DATABASE, tiga tahapan dalam sistem database :

External Level
(Individual User Views)

Conceptual Level
(Community User Views)

Internal Level
(Storage Views)

Keterangan :
1. External Level : Setiap user mempunyai bahasa dalam penyelesaiannya
– Bahasa pemrograman : pembuat program aplikasi
– Bahasa Query ex. formulir, menu : Pemakai data langsung
2. Conceptual Level : Pandangan secara menyeluruh
3. Internal Level : Bagaimana secara fisik data tersimpan pada penyimpan sekunder

Contoh :
External (PL/I)
DCL 1 EMPP,
2 EMP# CHAR (6),
2 SAL FIXED BIN (31); External (COBOL)
01 EMPC.
02 EMPNO PIC X(6)
02 DEPTNO PIC X(4)
Conceptual
EMPLOYEE
EMPLOYEE_NUMBER CHARACTER (6)
DEPARTEMENT_NUMBER CHARACTER (4)
SALARY NUMERIK (5)

Internal
STORED_EMP LENGTH = 18
PREFIX TYPE = BYTE (6) , OFFSET = 0
EMP# TYPE = BYTE (6) , OFFSET = 6 , INDEX = EMPX
DEPT# TYPE = BYTE (4) , OFFSET = 12
PAY TYPE = REALWORD , OFFSET = 16

DETAIL SYSTEM ARCHITECTURE DATABASE
User A1 User A2 User B1 User B2 User B3

Host +DSL Host +DSL Host + DSL Host + DSL Host + DSL

External
Shema External View A External View B

External/conceptual mapping A Mapping B
DBA
DBMS
Conceptual Conceptual View
Schema

conceptual/internal mapping

Storage structure
Definition Storage Database
(Internal Schema) (Internal View)
User Interface
TIGA MODEL DESAIN DATABASE :
1. Conceptual model : Merupakan pengumpulan / integrasi seluruh kebutuhan atribut dari para user / aplikasi menjadi satu pandangan organisasi
2. Logical model : Dari model conceptual yang terbentuk dapat dipilih salah satu model data dasar logikal : hirarki, network atau relational. Kemudian dibagikan kepada para user yang berwenang
3. Physical model : Bagaimana secara fisik data tersimpan pada penyimpanan sekunder, yang perlu dipertimbangkan mengenai metode akses (menyimpan / stored dan mengambil / retrieval) dan teknik pengindeksan untuk retrieval (pencarian lebih cepat).

Gambar :
Model External Model External Model External
Aplikasi 1 Aplikasi 2 Aplikasi 3
Kebutuhan konsepsual
Aplikasi 1

Kebutuhan konsepsual
Aplikasi 2 Model Model
Konsepsual Logikal Model
Internal
Kebutuhan konsepsual
Aplikasi 3

Kebutuhan konsepsual Mapping Mapping
Aplikasi 4

Keterangan :
Model Konsepsual adalah permodelan data yang merupakan awal dari kegiatan mendesain database.
Setiap aplikasi mengharapkan suatu kumpulan atribute. Model konsepsual merupakan pengumpulan / integrasi seluruh kebutuhan atribute dari para user / aplikasi menjadi satu pandangan organisasi. Dengan proses normalisasi seluruh atribut-atribut tersebut dikelompokkan sesuai dengan himpunannya.
Model logikal : Dari model konsepsual yang dibentuk dari proses normalisasi diatas dapat dipilih salah satu model data dasar logikal : hierarchy, Network atau Relational.
Setelah model data dasar logikalnya ditentukan dapat dipilih salah satu DBMS yang ada dipasaran.
Contoh DBMS :
– Hirarchy : IMS-2
– Network : IDMS
– Relational : System-R, Inggres, Oracle, DBase-2
Model data logikal yang dibuat berdasarkan suatu DBMS tersebut menentukan bagaimana data diberikan pada user / aplikasi. Masing-masing user / aplikasi menerima sejumlah atribut untuk keperluannya. Kumpulan atribut yang diterima oleh user / aplikasi tersebut dinamakan Sub skema atau sub model.
Setelah dipilih salah satu model data logikal, model konsepsual dipertakan (mapping) ke model data logikal.
Model Fisikal : Menggambarkan bagaimana secara fisik data tersimpan pada penyimpan sekunder.
Pertimbangan-pertimbangan yang perlu dipikirkan antara lain : Metode akses dan teknik pengindeksan.
Dengan Low Level Data Language (LLDL : Basic, fortran, cobol pascal dll.) dapat membentuk suatu model data fisikal tertentu untuk melayani kebutuhan model data logikal. Kelemahan LLDL adalah tidak mempunyai Query language.

Ad. 1. Membuat model data Konsepsual dan Proses Normalisasi
– Data diasumsikan mempunyai model relational
– Langkah-langkah yang dikerjakan :
1. Mengumpulkan dan menganalisa data.
Data dikumpulkan dari :
– Data yang telah ada (Existing Data) :
contoh : Formulir-formulir, rekening, laporan, file data yang telah ada dan program
– Data yang akan datang (Future Data).
2. Proses normalisai : Yaitu proses untuk mengelompokkan atribut pada tabel-tabel
yang telah menggambarkan entity-entity dan hubungan-
hubungannya satu sama lain.
3. Gambaran secara grafis : Menggambarkan hubungan entity-entity yang didapat dari proses Normalisasi. Dan melengkapi gambar entity-entity yang ada dengan Atribute-atribute dan kunci-kuncinya.

CONTOH DATA BASE

Contoh pemakaian aplikasi database :
– Transaksi pembelian dari Mall/Supermarket
– Transaksi pembelian atas pemakaian kartu kredit
– Tempat penampungan data pesanan bagi agen travel
– Mengolah data asuransi
– Penggunaan Internet
– Pelajaran di Kampus
Pra Database
File Based System
– Kumpulan dari program aplikasi yang memberikan bagi pengguna akhir berupa laporan
– Masing-masing program menerjemahkan dan memanajemen data sendiri-sendiri
File Based Processing

Database Application
Maksudnya ketika sales mengentry, data yang dimasukan akan dip roses dan dimasukan kedalam sebuah database khusus sales. Didalam database sales terdapat bermacam data, misalnya BarangKhususSewa memiliki (noBarang, namaBarang,type,idPemilik) PemilikUtama (idPemilik, namePemilik, alamat, telPemilik) PenyewaBarang (idPenyewa, namaPenyewa, alamat). Ketiga data tersebut merupakan keterkaitan satu sama lain, tetapi hanya dikenali oleh bagian sales.
Limitations of File-Based Approach
– Membatasi dan Mengasingkan data, artinya data di pelihara dengan sendiri-sendiri dan data 1 sama lain mestinya dapat berhubungan tetapi dikotak-kotakan sehingga data tidak mengenal 1 sama lain.
– Duplikasi data, data yang sama masing-masing diterjemahkan oleh program yang berbeda-beda. Membuang kapasitas daya tampung serta format file yang berbeda.
– Ketergantungan data, struktur file digambarkan didalam kode program. Maksudnya data tersebut bersifat kaku, ketika coding menuliskan data berjumlah ‘4’ jumlah data di filebase pun berjumlah ‘4’.
– Ketidakcocokan format file, penulisan file berbeda bahasa, dan tentunya tidak dapat diakses 1 sama lain.
– Penetapan Query pada program aplikasi, maksudn ya program ditulis untuk fungsi-fungsi ertentu sana, Jika dibutuhkan data baru maka perlu adanya sebuah program baru juga.
Database
Kenapa diperlukan database?
Data dapat diterjemahkan kedalam sebuah aplikasi program, dibandingkan terpisah atau diolah masing-masing. Kontrol akses luas dan manipulasi pada data dapat dilakukan oleh sebuah aplikasi program. Hasilnya berupa DBMS (database management system).
– Koleksi data dapat diakses bersama secara logika data pun berhubungan 1 sama lainnya, dan sengaja dirancang khusus untuk informasi yang dibutuhkan sebuah perusahaan.
– Pemetaan data disediakan bebas untuk di olah satu sama lain di sebuah database.
– Secara logika data merupakan kesatuan, memiliki atribut yang lengkap dan saling berhubungan dari suatu organisasi/ data perusahaan.
Database Management System (DBMS)
Suatu sistem perangkat lunak untuk mendeskripsikan/ memperlihatkan, membuat, memelihara database dan memberikan control siapa saja yang dapat mengakses database tersebut.

DBMS
Berbeda sekali bukan dengan File base? Database yang dikelola dengan DBMS terlihat lebih terintegrasi oleh sistem. Artinya, ketika Sales membutuhkan BarangKhususSewa (noBarang, namaBarang,type,idPemilik) PemilikUtama (idPemilik, namePemilik, alamat, telPemilik) PenyewaBarang (idPenyewa, namaPenyewa, alamat) data tersebut dapat pula di monitoring/ diakses oleh Contracts. Keuntungannya kapasitas media penyimpanan tidak terbuang, karena sang Contracts tidak perlu lagi membuat ketiga sumber data tersebut (tinggal sorot ke database saja).
Pendekatan Database (Database Approach)
Data Definition language (DDL), mendefinisikan bahasa yang digunakan memberi izin atas jenis data, struktur data dan batasan-batasan atas siapa saja yang akses ke data. Semua spesifikasi tentang data tersimpan dalam sebuah database. Contoh coding : Create, Delete, Rename Data Manipulation Language(DML), fasilitas umum enquiri (query language) dari data. Contoh code : insert, update, delete, merge Kontrol akses ke database, system security, kesatuan atas system, kontrol sistem perbaikan, konrol sistem hak akses, dan concurrency. Contoh Contoh code : Grant, dan Provoke A view mechanism, maksudnya data yang ada akurat dan banyak pihak yang ingin menggunakan atau cocok untuk semua bagian dari suatu organisasi yang membutuhkan. Contoh code : Select Perbolehkanlan setiap user untuk memiliki dan melihat dari database, yang utama adalah perlihatkan sub bagian dari database tersebut.
Manfaat nya adalah :
~mengurangi kompleksitas
~bertambahnya keamanan
~menyediakan tampilan dan mekanisme database yang berbeda dari yang biasanya.
~meskipun database diubah, database dasar/basic tetap konsisten, sesuai dengan struktur.
Lalu peran apa saja yang ada di lingkungan database?
~ Data Administrator (DA)
~ Database Administrator (DBA)
~ Database Designers (Logical and Physical)
~ Application Programmers
~ End Users (naive and sophisticated)
Siapa bilang sistem database tidak punya sejarah?
Generasi pertama, menggunakan hirarki dan network Generasi kedua, menggunakan metode relasional Generasi ketiga, menggunakan objek relasional dan objek orientied.
Keuntungan DBMS :
– Mengurangi duplikasi data
– Data yang dimiliki konsisten
– Banyak informasi dari data yang sama
– Berbagi data
– Mengembangkan data yang sudah terintegrasi
– Bertambahnya keamanan data
– Sesuai dengan standartisasi
– Skala ekonomi, Akurat, tepat waktu, dan relevan dibandngkan dengan membuang-buang biaya.
– Menyeimbangi dengan permasalahan kebutuhan.
– Data yang dapat dipertanggungjawabkan.
– Produktifitas
– Pemeliharaan data dapat dilakukan dengan bebas
– Backup, dan Pengembalian data yang rusak dapat dilakukan
Kekurangannya :
– Kapasitas daya tampung, apabila data sudah sangat besar sekali.
– Biaya DBMS
– Biaya hardware
– Dampak dari kesalahan cara kerja

SIKLUS HIDUP DATABASE

Physical
Creation
2

Design Conversion
1 3

For New
Aplication
Growth
change & Integration
maintenace 4
6

Operation
5

1. Design Phase : Merencanakan model data yang akan dipakai
2. Phisical Creation Phase : Pembentukan phisik yaitu data mulai dibentuk atau disimpan pada penyimpanan sekunder
3. Conversion phase : Konversi dari database yang lama atau yang sudah ada ke database yang baru
4. Integration phase : Integrasi aplikasi yang sudah ada dan yang baru ke database yag baru
5. Operation phase : Pengoperasian database yang baru, contoh : manipulasi, concurency, backup data
6. Growth, change and maintenance : Adaptasi terhadap perubahan lingkungan organisasi.
Fase 3 dan 4 diperlukan apabila suatu organisasi sebelumnya telah memiliki database. Apabila database yang didesain merupakan pertama dalam organisasi maka fase 3 dan 4 tidak dilakukan.

The Stages Theory Richard Nolan
1. Initiation (Permulaan)
– Komputer mulai dipakai
– Pengolahan data terpusat pada Data Processing
– User menyerahkan masalah pada Dep. DP, user tidak dilibatkan lebih jauh.
– Aplikasi-aplikasi minta dikomputerkan dan masing-masing berdiri sendiri.
2. Contagion (Penularan)
– Manager mulai antusias dan minta macam-macam pemecahan aplikasi
– Biaya pemakaian komputer tidak terkontrol dan merupakan biaya over head.
– H/W dan staf DP bertambah dengan cepat.
– Pengendalian DP lemah, aplikasi-aplikasi tidak terpadu.
3. Control
– Dipertimbangkan biaya manual dan komputer
– Perencanaan dan keterpaduan aplikasi mulai dipikirkan
– Pelayanan informasi untuk manajer menengah ditingkatkan dibanding level operasional yang sudah
dikerjakan dulu.
4. Integration
– Pemakaian teknologi baru, database dan desain sistem yang terstruktur
– User dibutuhkan dalam membuat S/I
– Komputer dirasa sebagai milik seluruh organisasi.
5. Data Administration
– Teknologi database dominan
– Muncul fungsi baru (administrasi data) yaitu merencanakan kebutuhan dan pembagian data pada para
user.
– User merasa sebagai pemilik data, I/S terpadu berfungsi membagi data yang berkepentingan.
6. Maturity
– Komputer terpadu dengan proses manajerial
– Data merupakan penunjang perencanaan strategi
– Aplikasi-aplikasi mencerminkan aliran informasi.

Ad. 1 Design phase
Merenacanakan model data yang akan dipakai : ada 3 tingkatan yaitu conceptual model, logical model, physical model.

Ad. 2 Struktur fisik database
METODA AKSES berarti cara retrieving, uodating, adding, inserting dan deleting.
mula-mula melakukan pembentukan fisik, dengan DDL mendefinisikan dan membentuk (create) file-file database.
keterangan metode akses :
Yaitu untuk menyimpan (stored) dan mengambil (retrieval) dari penyimpanan sekunder
Metoda akses pada DBMS :
1. Metoda akses model internal yaitu Data disimpan secara fisik
– Physical Sequential : Akses urut secara fisik (file sequential)
– Indexed Sequential (ISAM): Akses lewat index untuk file sequential
– Direct : Akses langsung pada alamat record (file random)
– Indexed Random : Akses lewat index untuk file random
– Hashing : Akses langsung dengan memproses lebih dahulu alamat recordnya
– Inverted : Akses lewat macam-macam index (bolak-balik).
2. Metode akses model external yaitu metode akses yang berdasarkan gambaran hubungan logical menggunkan istilah-istilah HLDL dari DBMS.
Macam-macam :
• VSAM (Virtual Storage Access Methode)
yaitu membuat file data dengan indeks pada suatu kunci record / alamat record memakai struktur B-Tree
• OSAM (Overflow Sequential Access Methode)
yaitu membuat file data dengan struktur link-list
• HSAM (Hirarchical Sequential Access Methode)
Yaitu data disimpan urut seperti pada pita sesuai dengan urutan hirarkinya
• HISAM (Hirarchical Indexed Sequential Access Methode)
Akses index pada segmen akar/root, akses sequential pada segmen cabang
• HDAM (Hirarchical Indexed Dirrect Access Methode)
Yaitu akses hashing pada segmen akar, akses direct ke segmen cabang
• HIDAM (Hirarchical Indexed Dirrect Access Methode)
Yaitu akses index pada segemen akar, akses direct ke segmen cabang

Ad. 3. Konversi
Konversi adalah pengubahan data dari sistem database lama ke sistem database baru.
Masalah-masalah yang dihadapi adalah :
– Format file yang berbeda
– Model database yang berbeda
Konversi ini adalah pekerjaan besar yang dilakukan berangsur-angsur dan membutuhkan waktu cukup lama.

Ad. 4. Integration
Integrasi adalah penyatuan dari program-program aplikasi untuk database yang baru.

Ad. 5. Operasi Database

Beberapa hal yang harus diperhatikan :

1. Entry dan update
Langkah pertama pengoperasian pada database adalah entry dan menyimpan data. Bila ada kesalahan atau perubahan dari data tersebut, maka data yang telah tersimpan tersebut dapat diperbaiki.
Ada 2 cara entry dan update :
a. Entry / update by individual record : Seluruh data item dari formulir data entry / update disimpan / diambil dan disimpan kembali pada 1 record dalam 1 file.
b. Entry / update by transaction : data item dari formulir transaksi dapat diambil / disimpan dari pada beberapa record dari beberapa file. Data-data item formulir transaski tidak disimpan pada 1 record, selain pada file utamanya (master file), transaski dapat disimpan pada suatu file transaksi.

2. Backup dan recovery
Sekali database diimplementasikan, salah satu fungsi yang harus dipelihara adalah tersedianya data setiap saat untuk para user.
Backup adalah pekerjaan menduplikasikan record-record database atau menyimpan perubahan-perubahan pada database.
Recovery adalah proses untuk memperbaiki kembali database dari kerusakan yang dialaminya. kerusakan ini umumnya adalah kerusakan fisik pada penyimpanan sekunder.
Ada 3 macam cara backup :
a. Dump : Menduplikat seluruh record database yang dioperasikan pada database backup
b. Transaction Log : Menyimpan transaksi-transaksi yang merubah database.
c. Image Log : Menyimpan record-record database sesudah / sebelum perubahan pada database.

Ada 6 cara recovery :
a. Dual recording
b. Periodic dump
c. Periodic dump dan transaction log
d. Periodic dump dan logging after image
e. Periodic dump dan logging before image dan transaction log
f. Residual dump.

3. Reorganization
Dalam sistem database pada suatu saat dapat diadakan pembersihan database terhadap record-record yang tidak digunakan secara aktif lagi. Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat akses pada database yang terganggu dengan banyaknya record-record yang tidak / jarang digunakan itu, record-record yang tidak aktif tersebut dapat dipindahkan dan disimpan dalam suatu file. Proses pembersihan record-record tidak aktif itu dinamakan reorganization, metode reorganization ini tergantung dari model database yang dipilih.

4. Restructuring
Pada suatu lingkungan yang dinamis setelah suatu periode berjalan pasti dirasakan kebutuhan perubahan, contoh :
– Penambahan/penghapusan suatu data elemen, perubahan ukuran/size suatu data elemen, pertukaran data elemen antar file tersebut.
– Perubahan metode akses.
– Proses perubahan model internal dan sekaligus logikal.

5. Monitoring, performance and tuning
– Evaluasi secara periodik terhadap unjuk kerja sistem database, dapat pada ketepatan data atau kelambatan unjuk kerja.
– Kekurangan-kekurangan ini hendaknya diperbaiki dan dilaraskan/tuning.

6. Security
Sekurity data sangat penting dalam sistem database, artinya mengontrol pengaksesan data dalam database terhadap orang-orang yang tidak berwenang, sehingga mencegah :
– Penyingkapan rahasia.
– Perubahan data.
– Perusakan / penghapusan data.
Ada 3 kelompok yang berhubungan dengan Database :
a. USER : User adalah pemilik data, user sesuai dengan departemennya hanya berwenang untuk sekumpulan data tertentu, kontrol pengaksesan data oleh user ini dapat dilakukan dengan memakai PASSWORD. Password ini mempunyai 2 fungsi :
– Memberi identifikasi seorang user
– Memberi kewenangan (authorized) dan hak (privilege)
Macam-macam hak pada sistem database adalah :
1. Hak retrieval : Mencari dan melaporkan
2. Hak Update pada record meliputi :
– Append (Menambah)
– Insert (Menyisipi)
– Modifikasi (Merubah)
– Delete (Menghapus)
3. Hak Definition File meliputi :
– Create (Mendefinisikan file baru)
– Revision (Merevisi definisi yang ada)
– Delete (Menghapus seluruh file)
– Memberi indeks
4. Hak GRANT (memberi) hak pada user.
Hak definition dan Grant hanya dimiliki oleh DBA.
Pembuatan Password harus mengingat hal-hal :
1. Mudah diingat
2. Sulit ditebak
3. Cukup sering diubah
4. Kerahasiaannya terlindungi.
b. Programer : Ada 2 macam programer
– Aplication Programer : Programer yang membuat program-program aplikasi
– System programer : Programer yang membuat program-program sistem yang memadukan dan mengontrol program-program aplikasi. misal : membuat menu untuk masing-masing user, membuat log transaction pemakaian program dan database dari para User dan sebagainya, dan harus mentaati prosedur password.
c. Operation staff : Sering kerusakan data disebabkan operator yang kurang terlatih atau petunjuk yang kurang memadai atau sulit dipahami. Operator yang berhubungan dengan database adalah operator program aplikasi.
Pengamanan data baginya antara lain berupa :
– Validasi yang cukup pada data entry
– Pengecekan jumlah counter dengan formulir data
– Operator database (staff DBA)
– Pada saat backup, data harus mendapat perhatian.

Desain Steps Of database Project
Langkah-langkah fase desain dengan 3 model database :

Review and
Evaluation
V

Identifying the A. Building a conceptual
vital entities for Defining model
the enterprise the entities Building B. Building a logical
+ and the a data model
Identifying potensial relationship Dictionary C. Building a physical
aplication for the model
database II III
IV
I

Keterangan :
1. Mengidentifikasikan entity-entity vital dalam enterprise dan identifikasi aplikasi potensial untuk database
2. mengidentifikasi entity dan hubungan (relationship ) pada model data
Hubungan (relationship) dapat terjadi dari :
– Hubungan antar himpunan (entity)
– Hubungan antar atribut pada 1 himpunan (entity)
– Hubungan antar atribut pada beberapa himpunan (entity)
Ada 3 macam hubungan :
– One – To – One : Contoh Pasien – Rekening
– One – To – Many : Contoh Kamar – Pasien
– Many – To – Many: Contoh Pasien – Dokter
3. Membuat data dictionary
– Membuat model data konsepsual
– Membuat model data logikal
– Membuat model data fisikal
4. Review dan evaluasi

CENTRALIZED VS DISTRIBUTED DATABASE SYSTEM

Centralized Database system adalah database yang dikontrol secara terpusat.
Keuntungan :
• Redundansi dapat dikurangi :
Redundansi yaitu duplikasi field yang sama pada beberapa file. Redundansi dapat direduksi tetapi tidak dapat dihilangkan sama sekali (misal untuk kepentingan field kunci)
• Inconcistency dapat dihilangkan:
Pada field-field yang mempunyai redundancy harus diingat bila diadakan update seluruh field yang redundadnsi tersebut harus serentak diupdate (propagating update).
• Memudahkan shared data :
Database terpusat adalah milik umum sehingga dapat dibagikan antar aplikasi. Aplikasi baru dapat dibuat dengan memakai database yang telah ada.
• Data dapat distandarkan dengan data dictionary : Dengan keadaan telah distandarkan dimungkinkan pertukaran data antar sistem.
• Kontrol security dapat dilakukan :
DBA dapat mengatur kewengan penggunaan database (update, retrieve, delete dan sebagainya).
• integritas dapat dipertahankan
Hal ini adalah sebagai akibat dari penghindaran non konsistensi dan pengontrolan sekuriti.
• Pertentangan kebutuhan antar user dapat diatasi :
Database dibangun dengan prioritas kepentingan seluruh enterprise.

Kekurangan :
• Data terpusat berarti data adalah milik umum, hal ini menyebabkan rasa memiliki dan tanggung jawab pada data dari masing-masing user menjadi berkurang
• Kemampuan pembagian data menyebabkan terjadinya pelanggaran wewenang dan sekuriti data
• Kedua hal diatas dapat diatasi dengan tambahan suatu sistem sekuriti dan hal ini berarti penambahan biaya pada sistem.

Distributed database system yaitu database yang ada tersebar pada masing-masing terminal yang saling berhubungan lewat jalur komunikasi

mhs.stiki.ac.id/boysagi/Software/bdl/bukudb11.doc

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DARI SUDUT PANDANG PSIKOLOGIS

Maret 29, 2011

PENGERTIAN TEKNOLOGI INFORMASI

 

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan Teknologi Informasi? Apakah teknologiinformasi itu identik dengan komputer? Apakah benar telepon seluler juga merupakan bagian dari teknologi informasi? Pertanyaan-pertanyaan itu sering dilontarkan dan untukmenemukan jawabannya kita perlu memahaminya. Modul ini dikutip dari bukuPengenalan Teknologi Informasi, Andi.

Teknologi Informasi biasa disebut TI, IT (Information Technology) atau Infotech.

Definisi teknologi informasi telah diutarakan oleh beberapa ahli, diantaranya :

Haag den Keen (1996), Teknologi Informasi adalah seperangkat alat yang membantuAnda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan denganpemrosesan informasi.

 

Teknologi Komputer

Teknologi komputer adalah teknologi yang berhubungan dengan komputer,termasuk peralatan yang berhubungan dengan komputer, seperti printer, pembaca sidikjari, danh bahkan CR-ROM. Komputer adalah mesin serba guna yang dapat dikontroldan diprogram, digunakan untuk mengolah data menjad iinformasi. Program adalahderetan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer hingga komputerdapat melakukan tugasnya sesuai yang dikehendaki oleh pembuat program. Data adalah bahan mentah bagi komputer yang dapat berupa angka atau huruf atau simbol,sedangkan informasi adalah bentuk data yanag telah diolah sehingga dapat menjadibahan yang berguna untuk pengambilan keputusan.

Teknologi Komunikasi

Teknologi komunikasi atau biasa juga disebut teknologi komunikasi adalah teknologi yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh. Termasuk dalam kategoriteknologi ini adalah telepon, radio dan televisi.

 

 

2.2 PENGELOMPOKAN TEKNOLOGI INFORMASI

Telah diketahui bahwa teknologi informasi mencakup teknologi komputer danteknologi komunikasi. Lebih rinci, teknologi infromasi dapat dikelompokan menjadi6teknologi, yakni teknologi komunikasi, teknologi masukan, teknologi perangkat lunak,teknologi penyimpanan, dan teknologi mesin pemroses.

Teknologi Masukan

Teknologi masukan (input technology) adalah teknologi yang berhubungandengan peralatan untuk memasukkan data ke dalam sistem komputer. Piranti masukanyang lazim dijumpai dalam sistem komputer berupa keyboard dan mouse.

 

http://www.scribd.com/doc/24946950/Pengertian-Teknologi-Informasi

 

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DARI SUDUT PANDANG PSIKOLOGIS

Seiring dengan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi, tak dapat dinafikkan bahwa media komunikasi berteknologi saat ini sangat berkembang dengan pesat. Mungkin perkembangan teknologi komunikasi ini akan lebih cepat daripada perkembangan teknologi transportasi. Sebagai suatu misal, perkembangan HP, internet, televisi dan teknologi komunikasi lainnya akan lebih cepat daripada perkembangan mobil dan lain sebagainya.

Selain adanya kelebihan pada teknologi komunikasi (hi-tech communication) yang telah disinggung pada bagian sebelumnya maka sebenarnya terdapat beberapa dampak psikologis, antaranya;

  1. Individual space meningkat, yaitu meningkatnya ruang invidual karena telah memperoleh informasi melalui media komunikasi yang canggih, misalnya internet. Orang akan lebih menyukai duduk di depan computer yang berinternet daripada bersosialisasi dengan orang lain di dunia nyata. Dengan demikian, social space akan menyempit dan digusur dengan individual space tersebut.

 

  1. Kecemasan sosial terhadap suatu fenomena meningkat. Dengan adanya media komunikasi yang berteknologi tinggi maka informasi akan lebih cepat menyebar. Contohnya, informasi mengenai wabah flu burung. Sebelum adanya informasi tersebut, orang tidak takut mengkonsumsi unggas. Namun setelah adanya informasi yang menyebar dengan cepat mengenai flu burung maka kecemasan sosial terjadi, yaitu orang merasa takut untuk mengkonsumsi unggas. Begitu juga fenomena tsunami di Aceh, sehingga setiap kali gempa di beberapa daerah, orang akan mencari informasi tentang kemungkinan tsunami. Inilah yang menjadi contoh adanya kepanikan sosial (social anxiety) karena media komunikasi berteknologi tinggi yang membahana.

3.      Kebutuhan komersial masyarakat meningkat; sebagaimana kita ketahui sebelumnya bahwa media komunikasi yang hi-tech akan mempengaruhi minat audience dan mempersuasi audience. Oleh karena itu, hal ini digunakan oleh perusahaan jasa komunikasi dan perusahaan komersial untuk memanfaatkan sifat konsumerisme masyarakat ini.

  1. Kriminalitas meningkat; jika kita melihat tayangan di TV mengenai informasi atau film tentang kriminalitas dengan modus yang canggih maka ini sebenarnya merupakan inspirasi bagi pelaku kejahatan lainnya. Proses meniru tayangan kriminalitas ini yang dikenali sebagai modeling perilaku kejahatan. Apalagi kalau kita mencermati modus operandi kejahatan di dunia maya (internet) yang sedang marak maka seolah-olah mudah sekali melakukan kejahatan yang dibantu dengan media komunikasi berteknologi tinggi. Masih ingat kasus penipuan melalui e-mail, HP dan chatting?
  2. Pemenuhan rasa ingin tahu (need of curiousity); sudah menjadi kodrat manusia diciptakan dengan kekuatan pemikiran yang luar biasa. Pemikiran ini yang dirangsang dengan rasa ingin tahu atau penasaran yang besar. Dengan media komunikasi yang berteknologi tinggi, terjawablah rasa penasaran manusia tentang apapun itu. Semua bisa kita cari di internet dengan menggunakan kata kunci tertentu. Mudah kan?
  3. Tehnologi dapat mengurangi kreativitas; teknologi yang menjadi alat bantu manusia menjanjikan sejuta efisiensi. Oleh karena itu, manusia akan menjadi malas karena kemajuan teknologi tersebut. Sebagai misal, aktivitas copy-paste di mahasiswa akan menjadi budaya plagiat di kemudian hari. Pada akhirnya kreativitas seseorang dapat menurun jika ia tak pandai memanfaatkan teknologi untuk pengembangan dirinya.

Daftar Pustaka
M. Ghojali Bagus A.P., S.Psi. Buku Ajar Psikologi Komunikasi – Fakultas Psikologi Unair 2010

http://www.psikologizone.com/dampak-psikologis-teknologi-komunikasi

 

Dampak Psikologis Teknologi Informasi dan Komunikasi Bagi Penggunanya

OPINI | 15 March 2011 | 00:3920 0  Nihil


Dilansir Oleh : Syaifud Adidharta |

Perkembangan dan pertumbuhan berbagai teknologi di era abad 21 ini sungguh luar biasa. Banyak para ilmuwan dan peneliti terus berlomba melakukan berbagai riset dan percobaan dalam pengembangan berbagai bidang teknologi. Hal ini pula mulai sejalan dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (T.I.K).

Seiring dengan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi, tak dapat dinafikkan bahwa media T.I.K berteknologi tinggi saat ini sangat berkembang pesat. Bisa kemungkinan perkembangan T.I.K ini akan lebih cepat dari pada perkembangan teknologi transportasi.  Sebagai suatu misal, perkembangan HP, internet, televisi dan teknologi komunikasi lainnya akan lebih cepat daripada perkembangan mobil dan lain sebagainya.

Dan banyak kalangan berpendapat bahwa saat ini adalah era T.I.K global, di mana kita bisa memanfatkan teknologinya dengan perangkat utamanya adalah komputer. Informasi yang bisa diolah tidak hanya sekedar informasi suara atau gambar, namun informasi bisa bersifat multimedia.

 

Kita dapat memanfaatkan komputer dengan beragam cara mulai sebagai alat bantu menulis, menggambar, mengedit foto, memutar video, memutar lagu sampai analisis data hasil penelitian maupun untuk mengoperasikan program-program penyelesaian masalah-masalah ilmiah, bisnis, manajemen, mengendalikan mesin industri, bahkan mengendalikan pesawat ruang angkasa. Tujuan penggunaan komputer adalah agar setiap data yang diolah dapat dihasilkan informasi yang cepat, akurat, informatif, dan efisien.

 

Dengan sejalannya perkembangan T.I.K  bukan berarti tidak ada dampak-dampak lain yang bisa mempengaruhi pertumbuhannya di masyarakat luas secara (penggunanya) secara psikologis, seperti :

  1. Individual space meningkat, yaitu meningkatnya ruang invidual karena telah memperoleh informasi melalui media komunikasi yang canggih, misalnya internet. Orang akan lebih menyukai duduk di depan computer yang berinternet daripada bersosialisasi dengan orang lain di dunia nyata. Dengan demikian, social space akan menyempit dan digusur dengan individual space tersebut.
  2. Kecemasan sosial terhadap suatu fenomena meningkat. Dengan adanya media komunikasi yang berteknologi tinggi maka informasi akan lebih cepat menyebar. Contohnya, informasi mengenai wabah flu burung. Sebelum adanya informasi tersebut, orang tidak takut mengkonsumsi unggas. Namun setelah adanya informasi yang menyebar dengan cepat mengenai flu burung maka kecemasan sosial terjadi, yaitu orang merasa takut untuk mengkonsumsi unggas. Begitu juga fenomena tsunami di Aceh, sehingga setiap kali gempa di beberapa daerah, orang akan mencari informasi tentang kemungkinan tsunami. Inilah yang menjadi contoh adanya kepanikan sosial (social anxiety) karena media komunikasi berteknologi tinggi yang membahana.
  3. Kebutuhan komersial masyarakat meningkat; sebagaimana kita ketahui sebelumnya bahwa media komunikasi yang hi-tech akan mempengaruhi minat audience dan mempersuasi audience. Oleh karena itu, hal ini digunakan oleh perusahaan jasa komunikasi dan perusahaan komersial untuk memanfaatkan sifat konsumerisme masyarakat ini.
  4. Kriminalitas meningkat; jika kita melihat tayangan di TV mengenai informasi atau film tentang kriminalitas dengan modus yang canggih maka ini sebenarnya merupakan inspirasi bagi pelaku kejahatan lainnya. Proses meniru tayangan kriminalitas ini yang dikenali sebagai modeling perilaku kejahatan. Apalagi kalau kita mencermati modus operandi kejahatan di dunia maya (internet) yang sedang marak maka seolah-olah mudah sekali melakukan kejahatan yang dibantu dengan media komunikasi berteknologi tinggi. Masih ingat kasus penipuan melalui e-mail, HP dan chatting?
  5. Pemenuhan rasa ingin tahu (need of curiousity); sudah menjadi kodrat manusia diciptakan dengan kekuatan pemikiran yang luar biasa. Pemikiran ini yang dirangsang dengan rasa ingin tahu atau penasaran yang besar. Dengan media komunikasi yang berteknologi tinggi, terjawablah rasa penasaran manusia tentang apapun itu. Semua bisa kita cari di internet dengan menggunakan kata kunci tertentu. Mudah kan?
  6. Tehnologi dapat mengurangi kreativitas; teknologi yang menjadi alat bantu manusia menjanjikan sejuta efisiensi. Oleh karena itu, manusia akan menjadi malas karena kemajuan teknologi tersebut. Sebagai misal, aktivitas copy-paste di mahasiswa akan menjadi budaya plagiat di kemudian hari. Pada akhirnya kreativitas seseorang dapat menurun jika ia tak pandai memanfaatkan teknologi untuk pengembangan dirinya.

Jelas sudah dari setiap pertumbuhan dan perkembangan T.I.K sudah pasti ada dampak lain yang bisa mempengaruhi psikologis menggunanya. Hal ini seharusnya bisa menjadi perhatian dan kewaspadaan tersendiri dalam pemanfaatannya, sekaligus bisa menjadi  maksimal memanfaatan T.I.K itu sendiri tanpa beresiko.  (Sumber Artikel : M. Ghojali Bagus A.P., S.Psi – psikologizone – teknikinformatika – dbs).

ENGARUH INFORMASI TEKNOLOGI TERHADAP BIDANG PSIKOLOGI

Tugas Sistem Informasi Psikologi

Februari 27, 2011

PENGERTIAN WAWANCARA

Wawancara adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil menatap muka antara sipenanya atau pewawancara dengan si penjawab atau responden dengan menggunakan alat yang dinamakan Interwiew guide. Proses wawancara ini bisa berlangsung dalam dua cara. Cara pertama adalah wawancara langsung antara pihak pewawancara dan narasumber. Dalam proses ini, proses dialog berlangsung secara verbal dan dan terjadi secara langsung.

Cara kedua adalah wawancara tertulis. Pengertian wawancara tertulis hampir sama dengan wawancara langsung, hanya proses dialog yang ada dalam wawancara tertulis menggunakan media tulisan. Pihak pewawancara mengajukan pertanyaan dalam bentuk draft tulisan. Dan narasumber pun memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut dalam bentuk tulisan juga.

Dalam wawancara tertulis, tidak terjadi interaksi secara langsung antara pihak yang mewawancari dan yang diwawancarai. Hubungan yang ada pada kedua pihak bisa menggunakan media perantara seperti surat elektronik atau media faksimili. Biasanya, teknis wawancara ini dilakukan ketika narasumber tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan wawancara secara langsung.

Kelebihan teknik wawancara:

 

1. Wawancara memberikan kesempatan kepada pewawancara untukmemotivasi orang yang diwawancarai untuk      menjawab dengan bebasdan terbuka terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.

2. Memungkinkan pewawancara untuk mengembangkan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan situasi yang berkembang.

3. Pewawancara dapat menilai kebenaran jawaban yang diberikan darigerak-gerik dan raut wajah orang yang diwawancarai

.4. Pewawancara dapat menanyakan kegiatan-kegiatan khusus yang tidakselalu terjadi.

 

Kekurangan teknik wawancara:

1. Proses wawancara membutuhkan waktu yang lama, sehingga secararelatif mahal dibandingkan dengan teknik          yang lainnya.

2. Keberhasilan hasil wawancara sangat tergantung dari kep ianpewawancara untuk melakukan hubungan antar manusia.

3. Wawancara tidak selalu tepat untuk kondisi-kondisi tenpat yangtertentu, misalnya di lokasi-lokasi yang ribut dan ramai

.4. Wawancara sangat menganggu kerja dari orang yang diwawancaraibila waktu yang dimilikinya sangat terbatas.

 

 

 

  1. Wawancara Bebas

Wawancara bebas adalah proses wawancara dimana interviewer tidak sengajamengarahkan tanya jawab

pada pokok-pokok persoalan dari fokus penelitian daninterviewer (orang yang diwawancarai).

  1. Wawancara Terpimpin

Wawancara ini juga disebut dengan interview guide. Controlled intervew ataustructureinterview, yaitu

wawancara yang menggunakan panduan pokok-pokokmasalah yang diteliti.

  1. Wawancara Bebas Terpimpin

Wawancara kombinasi antara wawancara bebas dan terpimpin. Jadipewawancara hanya membuat

pokok-pokok masalah yang akan diteliti,

http://www.scribd.com/doc/44142229/Wawancara

 

Pengiriman Lamaran Melalui Email

Saat ini sudah banyak perusahaan yang mengijinkan para calon karyawan untuk mengirimkan lamarannya lewat email. Hal ini tentunya menguntungkan baik bagi perusahaan maupun pelamar.
Bagi perusahaan, ini akan mengurangi jumlah surat lamaran dalam bentuk kertas yang harus mereka terima dan arsipkan. Selain itu, lebih mudah bagi perusahaan untuk mengirimkan balasan surat lamaran berbentuk email tersebut ke para pelamarnya.
Bagi calon karyawan, ini akan menolong mereka untuk mengirimkan lamaran secara cepat. Jika anda mengirimkan lamaran ke banyak perusahaan, dengan mudah anda dapat mengkopi email lamaran anda sebelumnya dan menyesuaikannya.
Isi surat lamaran di email, sama dengan isi surat lamaran biasa. Perbedaaannya hanya pada cara pengirimannya saja. Sehingga semua tips & trick menulis surat lamaran kerja (silakan klik) tetap perlu anda ikuti.
Berikut ini tips dan trick menulis dan mengirimkan surat lamaran di email.

1. Judul Email

Judul email anda haruslah menolong penerimanya untuk segera mengetahui maksud dari email anda. Karena itu tuliskan judul yang jelas tetapi singkat. Sebagai contoh, anda dapat menuliskannya sebagai berikut “Lamaran untuk Posisi Manajer Pemasaran”.
Catatan : Baca dengan baik iklan lowongan kerja tersebut. Sering kali mereka meminta anda menuliskan kode tertentu di judul atau subject email anda. Terutama jika pada saat yang bersamaan mereka mempunyai beberapa lowongan pekerjaan.

2. Dimana Surat Lamaran Ditulis

Apakah surat lamaran ditulis di badan email atau di file tersendiri. Sesuai ketentuan umum berbagai perusahaan yang bergerak di bidang recruiting baik perusahaan nasional maupun multinational. Bahwa surat lamaran (cover letter) dapat langsung ditulis pada badan email (di dalam email).

 

 

3. Bagaimana dengan Resume

Jangan menulis resume anda di badan email. Tuliskan dalam file tersendiri dan jadikan sebagai lampiran (attach) email anda.

4. Jenis File Attach yang Dikirim

Pada umumnya perusahaan akan menuliskan pada iklan lowongan kerjanya, jenis file yang boleh anda kirim. Walaupun umumnya meminta file MS Word, terkadang mereka mengijinkan anda untuk mengirimkan file berformat pdf atau xls atau txt. Jika tidak disebutkan, kirimkan resume anda dalam file MS Word (.doc).

5. Ukuran/Bobot (Size) Email

Usahakan ukuran email anda termasuk lampirannya (attach) tidak melebihi 300 kb. Ukuran email ini terutama dipengaruhi oleh ukuran file yang di-attach (dilampirkan). Karena itu periksa besar file yang anda lampirkan. Jika anda diminta menyertakan foto, jangan masukkan file foto yang size-nya (bobot filenya) terlalu besar. Perkecil size-nya (bobot filenya) dengan menggunakan berbagai jenis program photo editor.

6. Dijadikan Satu dalam Bentuk ZIP

Bentuk file zip adalah bentuk file yang dimampatkan (dipadatkan) dan saat ini sudah umum dilakukan. Bahkan banyak perusahaan yang meminta agar file-file yang dilampirkan (di attach) dijadikan satu dalam sebuah file zip. Sehingga selain size-nya (ukuran file) menjadi lebih kecil/ringan, juga jumlah file yang dikirim (di attach) menjadi hanya satu file. Ini memudahkan pihak perusahaan dalam mendokumentasikan dan menyortir file-file dari pelamar.

7. File Attach yang Terlalu Besar Akan Diabaikan

Dapat anda bayangkan sendiri, bila anda menerima kiriman file di email yang size-nya besar, misalkan sampai lebih dari 1 MB.
Tentunya anda malas untuk membukanya (men-download-nya). Demikian juga dengan perusahaan yang menerima email lamaran kerja anda.
Bila file attach-nya terlalu besar, otomatis perusahaan tersebut akan malas untuk membuka/mendowload file kiriman anda. Dengan kata lain anda telah gagal hanya di masalah pengiriman email saja. Jadi ikutilah tips nomor 5 di atas.

8. Lakukan Uji Coba Pengiriman Email

Untuk surat lamaran yang dikirim lewat email, selain melakukan proof read, anda juga perlu melakukan uji coba pengiriman. Lakukan ini dengan mengirimkan email lamaran anda, lengkap dengan attachment-nya ke alamat email anda yang lainnya. Tentunya jangan kirimkan email percobaan tersebut ke email perusahaan yang anda tuju.
Dengan melakukan uji coba terlebih dulu, maka anda dapat melihat sendiri hasil pengiriman email anda tersebut. Untuk kemudian dilakukan perbaikan-perbaikan bila diperlukan.
Uji coba pengiriman email ini SANGAT DIPERLUKAN. Karena sering kali format email yang anda kirim berubah setelah sampai di alamat email lain. Misalkan mengirimkan email dari Yahoo ke Gmail, atau sebaliknya.
Jika anda hanya mempunyai satu alamat email, anda bisa membuat alamat email baru di Yahoo, Gmail, atau Hotmail (silakan klik) atau yang lainnya.

maulihat.com/tips-trick-menulis-surat-lamaran-kerjapekerjaan

 

TEST  TOEFL ON-LINE VIA WEB

 

Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi terutama dalam dunia internet, web berkembang menjadi alat bantu yang mampu untuk mengelola informasi secara cepat dan akurat. Proses pengolahan informasi dengan teknologi web yang cepat dan akurat menyebabkan web menjadi media informasi yang dinamis dan interaktif untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada seperti pembuatan sistem test secara online. Proyek akhir ini bertujuan untuk menghasilkan suatu sistem test online berbasis web dalam bentuk test TOEFL yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman web PHP yang dihubungkan dengan database MySQL sebagai media penyimpanan data. Proyek akhir ini diharapkan dapat mempermudah dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan test TOEFL terutama di lingkungan PENS-ITS yang sesuai dengan standart pelaksanaan TOEFL. Kata Kunci : Online Test System, Web, TOEFL Online Test.

http://www.eepis-its.edu/id/ta/102/Test-Toefl-On-line-Via-Web

 

Jalur-jalur Seleksi  Masuk Universitas Diponegoro Tahun 2011

 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah no. 66 tahun 2010 dan Peraturan Mendiknas no. 34 tahun 2010 tentang pola penerimaan mahasiswa baru program sarjana (S1) pada perguruan tinggi, maka untuk proses penerimaan mahasiswa baru program S1 Undip tahun 2011 akan diatur melalui seleksi secara nasional dan seleksi secara lokal / mandiri.

Jalur-jalur seleksi masuk ke Universitas Diponegoro program Strata 1 (S1) untuk tahun 2011 adalah sebagai berikut:

a. Seleksi Secara Lokal / Mandiri

  1. Jalur PSSB (Program Seleksi Siswa Berpotensi) Kemitraan program Strata 1Program Seleksi Siswa Berpotensi (PSSB) Kemitraan adalah salah satu seleksi masuk mahasiswa ke Universitas Diponegoro tanpa ujian tertulis. Selain melalui SNMPTN Jalur Undangan, PSSB Kemitraan ini akan tetap diselenggarakan namun waktunya setelah SNMPTN. PSSB S1 Kemitraan Undip adalah program seleksi calon mahasiswa baru yang dilaksanakan mendasarkan minat, potensi akademik, dan potensi kerjasama untuk pengembangan UNDIP dalam bentuk partisipasi sumbangan. Minat dan potensi akademik dari calon mahasiswa dalam seleksi PSSB-Kemitraan ini dilihat dari reputasi akademik calon mahasiswa selama menempuh pendidikan di SMA yang ditunjukkan oleh nilai rapor dan penghargaan lain yang diperoleh karena capaian prestasi tertentu. Minat calon mahasiswa untuk memasuki salah satu program studi tertentu di UNDIP juga akan dipertimbangkan dengan daya tampung dan tingkat persaingan diantara pelamar. Pertimbangan potensi kerjasama  terutama akan difokuskan pada kesediaan lembaga donor/sponsor atau orang tua calon mahasiswa dalam berpartisipasi untuk memberikan  sumbangan pengembangan bagi UNDIP.  Dengan demikian, PSSB KEMITRAAN  ini merupakan proses seleksi mahasiswa baru yang mendasarkan pada 2 aspek, yaitu aspek potensi akademik dan minat calon mahasiswa, dan aspek partisipasi dalam pengembangan universitas.
  2. Jalur UM (Ujian Mandiri) adalah jalur seleksi mandiri melalui tes tertulis untuk mengikuti program pendidikan S1 di undip. Pendaftaran akan dimulai 2 Mei – 24 Juni. Informasi lengkap bisa diakses di : http://um.undip.ac.id

b. Seleksi Secara Nasional

  1. SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Jalur Undangan Berdasarkan Penjaringan Prestasi Akademik. Pendaftaran mulai dibuka tanggal 1 Febuari – 12 Maret 2011. Pendaftaran dan informasi bisa diakses di web :www.snmptn.ac.id
  2. SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) jalur ujian tertulis dan / atau keterampilan. Pendaftaran mulai dibuka tanggal 2 – 24 Mei 2011. Pendaftaran dan informasi bisa diakses www.snmptn.ac.id.
  3. Jalur Beasiswa Bidik Misi. Penjelasan mekanisme pendaftaran secara lengkap bisa di akses dihttp://bidikmisi.dikti.go.id/portal. Tahun 2011 Undip memiliki kuota 225 orang mahasiswa yang akan menerima beasiswa Bidik Misi

Untuk seleksi masuk ke program Diploma III Undip tahun 2011 semuanya dilakukan secara lokal / mandiri dengan melalui jalur-jalur seleksi sebagai berikut:

  1. Jalur PSSB (Program Seleksi Siswa Berpotensi) Akademik untuk program Diploma III. Seleksi ini telah dibuka mulai 3 Januari 2011 sampai dengan 28 Februari 2011 secara online. Keterangan lengkap bisa dibaca di menu PSSB D3 di web site ini.
  2. Jalur UM D-III (Ujian Mandiri Diploma III) adalah jalur seleksi melalui tes tertulis untuk masuk ke program diploma III Undip. Pendaftaran akan dibuka sekitar bulan Juli-Agustus 2011. Pendaftaran akan dilakukan secara online di web site :http://um.undip.ac.id

http://um.undip.ac.id/

 

 

TEORI IKLAN

Desember 10, 2010

Teori Periklanan teor Adalah Adalah Iklan Iklan bahwa Anak didirikan untuk menggunakan Masuk Sebayang penghalang diferensiasi Canada Produk. Menggunakan seperti perusahaan periklanan merek, terpisah dari merek lain, untuk sebuah gelar yang konsumen melihat bahwa tanda adalah produk yang sedikit berbeda, tidak sepenuhnya diganti oleh pesaing aktual atau potensial. Iklan tersebut sebuah Anak Penggunaan membedakan Dari Merek Merek lain untuk Melihat Yang Chicken Gelar Produk Yang berbeda Merek Adalah Sedik, regular tidak Sempurna Atau Dibuat digantikan ada yang hipotensi pesaing. Hal ini membuat sulit bagi pesaing baru untuk dijual ke konsumen (about.com: Ekonomi).
Syarat-syarat iklan adalah sebagai berikut
1. Bahasa Iklan
a. Menggunakan pilihan kata yang tepat, menarik, sopan, dan logis
b. ungkapkan atau majas yang digunakan untuk memikat dan sugestif
c. Disusun secara singkat dan menonjolkan bagian-bagian yang dipentingkan
2. Isi iklan
a. objektif dan jujur
b. singkat dan jelas
c. tidak menyinggung golongan tertentu atau produsen lain
d. menarik perhatian banyak orang.
Dari syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan iklan maka harus diketahui juga pengertiannya.

Pengertian Iklan
a. iklan dapat diartikan sebagai berita pesanan (untuk mendorong, membujuk) kepada khalayak / orang
ramai tentang benda atau jasa yang ditawarkan.
b. Iklan dapat pula diartikan sebagai pemberitahuan kepada khalayak / orang ramai mengenai barang
atau jasa yang dijual dan dipasang di dalam media massa, seperti surat kabar / koran, majalah dan
media elektronik seperti radio, televisi dan internet. Dari pengertian iklan tersebut dapat disimpulkan
bahwa iklan dibuat dengan tujuan untuk menarik perhatian dan mendorong atau membujuk pembaca
Iklan agar memiliki atau memenuhi permintaan pemasang iklan (oleh: Andai Yani, 28 Aggustus 2010)
Dalam elemen Attention, iklan harus mampu menarik perhatian khalayak sasaran. Untuk itu, iklan membutuhkan bantuan ukuran, penggunaan warna, tata letak, atau suara-suara khusus.
Untuk elemen Interest, iklan berurusan dengan bagaimana konsumen berminat dan memiliki keinginan lebih jauh. Dalam hal ini konsumen harus dirangsang agar mau membaca, mendengar, atau menonton pesan-pesan yang disampaikan. Selain itu, iklan juga harus memiliki komponen Desire, yaitu mampu menggerakkan keinginan orang untuk memiliki atau menikmati produk tersebut.
Setelah itu, iklan juga harus mempunyai elemen Conviction, yang artinya iklan harus mampu menciptakan kebutuhan calon pembeli. Konsumen mulai goyah dan emosinya mulai tersentuh untuk membeli produk tersebut. Akhirnya, elemen Action berusaha membujuk calom pembeli agar sesegera mungkin melakukan suatu tindakan pembelian. Dalam hal ini dapat digunakan kata beli, ambil, hubungi, rasakan, bunakan, dan lain-lain.
Namun demikian, dalam era yang serba over comunication iklan ini, penulis iklan harus cukup hati-ha

Teori Periklanan teor Adalah Adalah Iklan Iklan bahwa Anak didirikan untuk menggunakan Masuk Sebayang penghalang diferensiasi Canada Produk. Menggunakan seperti perusahaan periklanan merek, terpisah dari merek lain, untuk sebuah gelar yang konsumen melihat bahwa tanda adalah produk yang sedikit berbeda, tidak sepenuhnya diganti oleh pesaing aktual atau potensial. Iklan tersebut sebuah Anak Penggunaan membedakan Dari Merek Merek lain untuk Melihat Yang Chicken Gelar Produk Yang berbeda Merek Adalah Sedik, regular tidak Sempurna Atau Dibuat digantikan ada yang hipotensi pesaing. Hal ini membuat sulit bagi pesaing baru untuk dijual ke konsumen (about.com: Ekonomi).
Syarat-syarat iklan adalah sebagai berikut
1. Bahasa Iklan
a. Menggunakan pilihan kata yang tepat, menarik, sopan, dan logis
b. ungkapkan atau majas yang digunakan untuk memikat dan sugestif
c. Disusun secara singkat dan menonjolkan bagian-bagian yang dipentingkan
2. Isi iklan
a. objektif dan jujur
b. singkat dan jelas
c. tidak menyinggung golongan tertentu atau produsen lain
d. menarik perhatian banyak orang.
Dari syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan iklan maka harus diketahui juga pengertiannya.

Pengertian Iklan
a. iklan dapat diartikan sebagai berita pesanan (untuk mendorong, membujuk) kepada khalayak / orang
ramai tentang benda atau jasa yang ditawarkan.
b. Iklan dapat pula diartikan sebagai pemberitahuan kepada khalayak / orang ramai mengenai barang
atau jasa yang dijual dan dipasang di dalam media massa, seperti surat kabar / koran, majalah dan
media elektronik seperti radio, televisi dan internet. Dari pengertian iklan tersebut dapat disimpulkan
bahwa iklan dibuat dengan tujuan untuk menarik perhatian dan mendorong atau membujuk pembaca
Iklan agar memiliki atau memenuhi permintaan pemasang iklan (oleh: Andai Yani, 28 Aggustus 2010)
Dalam elemen Attention, iklan harus mampu menarik perhatian khalayak sasaran. Untuk itu, iklan membutuhkan bantuan ukuran, penggunaan warna, tata letak, atau suara-suara khusus.
Untuk elemen Interest, iklan berurusan dengan bagaimana konsumen berminat dan memiliki keinginan lebih jauh. Dalam hal ini konsumen harus dirangsang agar mau membaca, mendengar, atau menonton pesan-pesan yang disampaikan. Selain itu, iklan juga harus memiliki komponen Desire, yaitu mampu menggerakkan keinginan orang untuk memiliki atau menikmati produk tersebut.
Setelah itu, iklan juga harus mempunyai elemen Conviction, yang artinya iklan harus mampu menciptakan kebutuhan calon pembeli. Konsumen mulai goyah dan emosinya mulai tersentuh untuk membeli produk tersebut. Akhirnya, elemen Action berusaha membujuk calom pembeli agar sesegera mungkin melakukan suatu tindakan pembelian. Dalam hal ini dapat digunakan kata beli, ambil, hubungi, rasakan, bunakan, dan lain-lain.
Namun demikian, dalam era yang serba over comunication iklan ini, penulis iklan harus cukup hati-hati.

Tiga E-reader Terbaru

Desember 10, 2010

Tiga varian pembaca buku elektronik diluncurkan Sony baru-baru ini demi menyaingi Apple iPad dan Amazon Kindle. Tiga perangkat baru itu adalah the pocket edition, touch edition, dan daily edition, yang saat ini tersedia di pasar Amerika Serikat. The pocket edition, yang memiliki ukuran layar 5 inci dan layar mutiara enlk, serupa dengan Amazon Kindle, akan dibanderol seharga US$179,99. Adapun touch edition memiliki ukuran layar sebesar 6 inci, dengan penyempurnaan pada layar dan slot memori tambahan dan dibanderol seharga 229,99 dolar. Varian ketiga ialah daily edition, yang bisa mengunduh buku secara langsung melalui jaringan wifi. Desainnya ramping dan rapi, plus memiliki baterai yang tangguh dan ruang penyimpanan yang luas, dan akan dibanderol sekitar US$299,99.”Menurunkan harga untuk memperoleh yang lebih murah dan murah bukanlah tujuan kami. Kami tidakberlomba di lini bawah,” ujar Steve Haber, Presiden dari Sony’s Digital Reading Unit. Sony berharap pembaca buku elektronik barunya akan mampu bersaing lebih ketat dengan pesaing utamanya, seperti Apple iPad dan Amazon Kindle. Sony juga berencana mengumumkan sebuah aplikasi Kindle-Style untuk iPhones dan telepon pintar berbasis Android, yang memungkinkan pengguna untuk mengunduh dan membaca buku elektronik Sony dalam perangkat genggam mereka. Sony membuat produk ini berdasarkan permintaan konsumen di pasaran yang sangat meningkat di alat sejenis seperti Apple iPad dan Amazon Kindle.

 

Opini : dengan diluncurkannya perangkat e-reader terbaru tersebut maka akan memepermudah para pengguna internet dalam memperoleh informasi baru yang dapat diperoleh dari perangkat buku elektronik, yang dapat dibawa kemanapun karena ukurannya yang relative lebih ramping dari produk sejenis yang dikeluarkan oleh produsen lain, meskipun dari segi kualitas produk ini masih kalah dibandingkan produk yang diluncurkan oleh sebuah produsen lain.

Pengertian konsumen

Oktober 8, 2010

Psikologi konsumen

Pengertian Konsumen menurut Philip Kotler (2000) dalam bukunya Prinsiples Of Marketing adalah semua individu dan rumah tangga yang membeli atau memperoleh barang atau jasa untuk dikonsumsi pribadi.

Psikologi konsumen adalah the study of consumer behavior in a relation environment, dimana pada psikologi konsumen membahas tingkah laku individu sebagai konsumen. Psikologi konsumen merupakan merupakan psikologi ekonomi dalam pengertian mikro.

Perilaku konsumen adalah studi mengenai individu, kelompok atau organisasi dan proses-proses yang dilakukan dalam memilih, menentukan, mendapatkan, menggunakan, dan menghentikan pemakaian produk, jasa, pengalaman, atau ide untuk memuaskan kebutuhan serta dampak proses-proses tersebut terhadap konsumen dan masyarakat (Hawkins, Best & Coney, 2001)

Definisi lain dari psikologi konsumen adalah kegiatan bersibuk diri secara luas dimana manusia sebagai konsumen dari barang dan jasa.

Sasaran utama dari psikologi konsumen itu adalah perilaku konsumen, misalnya dengan keadaan dan alasannya seseorang tersebut menentukan pilihannya. Karena sasaran utamanya menjelaskan perilaku maka di samping psikologi konsumen juga digunakan istilah perilaku konsumen.

Perilaku konsumen

Perilaku konsumen adalah aktivitas seseorang saat mendapatkan, mengkonsumsi, dan membuang barang atau jasa (Blackwell, Miniard, & Engel, 2001). Sedangkan The American Marketing Association mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku, dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek hidupnya. Dalam kata lain perilaku konsumen mengikutkan pikiran dan perasaanyang dialami manusia dan aksi yang dilakukan saat proses konsumsi (Peter & Olson, 2005). Perilaku konsumen menitikberatkan pada aktivitas yang berhubungan dengan konsumsi dari individu. Perilaku konsumen berhubungan dengan alasan dan tekanan yang mempengaruhi pemilihan, pembelian, penggunaan, dan pembuangan barang dan jasa yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pribadi (Hanna & Wozniak, 2001).

Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan

Konsumsi, dari bahasa Belanda consumptie, ialah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan daya guna suatu benda, baik berupa barang maupun jasa, untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung. Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Jika tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali (Jawa: kulakan), maka dia disebut pengecer atau distributor. Pada masa sekarang ini bukan suatu rahasia lagi bahwa sebenarnya konsumen adalah raja sebenarnya, oleh karena itu produsen yang memiliki prinsip holistic marketing sudah seharusnya memperhatikan semua yang menjadi hak-hak konsumen

Konsumtif

Kata “konsumtif” (sebagai kata sifat; lihat akhiran –if) sering diartikan sama dengan kata “konsumerisme”. Padahal kata yang terakhir ini mengacu pada segala sesuatu yang berhubungan dengan konsumen. Sedangkan konsumtif lebih khusus menjelaskan keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal.

Konsumerisme

Konsumerisme adalah suatu gerakan sosial yang dilakukan oleh berbagai pihak yang bertujuan untuk meningkatkan posisi konsumen dalam berinteraksi dengan pihak penjual, baik sebelum, pada saat, dan setelah konsumsi dilakukan. Konsumen perlu mengetahui hak-haknya secara jelas sehingga apabila terjadi ketidaksesuaian yang dirasakan pada tiga fase tersebut, konsumen akan dapat mengidentifikasi letak ketidaksesuaiannya, di mana karena sumber permasalahan dapat berasal dari kecerobohan konsumen itu sendiri.

Perkembangan teknologi informasi dan era perdagangan bebas memunculkan masalah konsumerisme baru yang harus diwaspadai oleh berbagai pihak sehingga dapat mencegah dampak yang merusak bagi konsumen

 

 

 

 

 

Pengaruh lingkungan

bagaimana linngkungan ekstemal tersebut mempengaruhi fokus konsumen dan fokus pesaing serta bagaimana dampaknya terhadap kinerja perusahaan. Studi kasus yang digunakan dalam penelitian hi adalah hotel-hotel kelas melati di Surakarta. PaneMan terdahulu menunjulckan adanya pengaruh antara lingkungan ekstemal terhadap fokus konsumen dan fokus pesaing, serta pengaruh positif antara fokus konsumen dan fokus pesaing terhadap kinerja. Indikator penentu variabel konstruk fokus konsumen dan fokus pesaing sesuai dengan yang digunakan Narver & Slater dan indikator dari kinerja sesuai dengan Day & Wensley. Data diperoleh melalui penelitian survey dengan menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 107 hotel kelas melati di Surakarta. Teknik analisis data yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Model) yang dioperasikan melalui program AMOS versi 4.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor lingkungan ekstemal yang terdiri dad pertumbuhan pasar, hostilitas persaingan, daya bell dan konsentrasi pesaing memiliki hubungan signifikan terhadap kinerja. Implikasi manajerial yang dapat diperoleh dari penelitian hi adalah bahwa dalam kondisi lingkungan ekstemal yang bergejolak, perusahaan lebih memperhatikan faktor daya bell konsumen serta mengambil strategi fokus pesaing untuk mendapatkan keunggulan dalam persaingan.

 

Sumber-sumber:

http://massofa.wordpress.com/2008/02/02/perilaku-konsumen/

http://pkditjenpdn.depdag.go.id/index.php?page=konsumen

http://massofa.wordpress.com/2008/05/18/remaja-dan-perilaku-konsumtif/

http://devo1997.wordpress.com/2010/05/17/pengertian-konsumsi-produksi-dan-distribusi/

http://civero.blogspot.com/2010/10/v-behaviorurldefaultvml-o.html

 

kepuasan kerja

Januari 14, 2010

Gaji dan Kepuasan Kerja “Kuli” TI
1. Gaji, Rahasia?
2. Berapa Gaji Minimum, Rata-Rata, Maksimum?
3. Fasilitas Lain dan Waktu Kerja
4. Kepuasan Terhadap Gaji dan Pekerjaan
5. Harapan Terhadap Pekerjaan
6. Ngelaba?
7. Penutup
Figures
1. Pengisi survey berdasarkan kota
2. Pengisi survey berdasarkan usia
3. Gaji dasar bulanan untuk Jakarta (merah) dan total (hitam)
4. Gaji rata-rata per bidang pekerjaan untuk Jakarta (merah) dan total (hitam)
5. Gaji rata-rata per kelompok usia untuk Jakarta (merah) dan total (hitam)
6. Fasilitas yang diberikan perusahaan
7. Persentasi perusahaan yang memberi fasilitas, berdasarkan ukuran perusahaan (dalam jumlah karyawan)
8. Kepuasan terhadap gaji dan pekerjaan
9. Harapan kuli TI terhadap pekerjaannya
10. Patutkah saya mendapat gaji lebih dari sekarang?

Bagi seorang karyawan, apakah ada hal yang lebih penting dari gaji? Bahkan, di zaman sekarang ini, apakah ada hal yang lebih penting dari uang? Tentu saja sebetulnya ada. Tapi dua kalimat retorika di atas barangkali tepat untuk menggambarkan kondisi ekonomi dan gaya hidup materialistis/hedonis yang kita hidupi saat ini. Karena itulah kali ini mwmag mencoba mengangkat topik seputar gaji.
Sayang sekali, survey gaji yang dipasang mwmag di https://survey.mwmag.com, yang semula ingin mengetahui profil gaji karyawan “core” TI (alias para “kuli” TI) di beberapa kota besar di Indonesia, hanya diikuti oleh 100 peserta. Nyaris semua pria dan 58% di antaranya mengaku sebagai pekerja di Jakarta. Peserta kota-kota lainnya hanya sedikit, sehingga praktis tidak bisa mewakili. Tapi bagaimana pun juga, dari hasil yang telah masuk, ada beberapa hal menarik yang bisa kita amati. Staf mwmag pun meminta pendapat pribadi beberapa rekan praktisi, yang mana karena sifat opininya cukup pribadi—seputar gaji dan komentar terhadap rekan kerja dan atasan—maka sebagian besar identitas narasumber kami sembunyikan.
Definisi karyawan “core” atau “kuli” oleh mwmag yaitu mereka-mereka yang bekerja full time—bukan freelancer atau part timer—di dunia TI yang menangani langsung urusan teknis komputer: mengerjakan pemrograman, membuat desain Web, dan mengadmin komputer/jaringan. Yang jelas bukan termasuk golongan kuli adalah level manajer ke atas, baik manajer teknis maupun benar-benar manajemen. Yang juga tidak termasuk adalah mereka-mereka yang ada di bagian penjualan, marketing, HRD, atau divisi pendukung lainnya.
Gaji, Rahasia?
Bukan hanya di negara kita saja, di negara-negara maju seperti Amerika pun tradisi menutup-nutupi berapa gaji seseorang sudah melekat. Besarnya gaji adalah perkara pribadi dan tabu bagaikan besarnya, maaf, alat vital. Padahal ukuran kurang lebihnya seringkali bisa terlihat dari apa yang “tersembul”—dari barang yang Anda beli atau dari mobil dan harta yang Anda punya.
Bagi si karyawan ybs dan bagi rekan-rekan kerjanya secara umum adalah memang paling baik kalau gaji itu tidak perlu disebutkan persisnya berapa. Begitu kita mengetahui gaji si A misalnya, pasti tidak akan terhindarkan akan timbul rasa iri atau tidak suka seandainya kita melihat si A malas-malasan atau hanya bekerja sekian jam per hari—sementara kita sendiri yang bergaji sama atau bahkan lebih rendah, rasanya bekerja lebih berat dan berdedikasi lebih besar buat perusahaan. Meskipun gaji bukan faktor pertimbangan utama Anda dalam pekerjaan—misalnya bagi Anda yang penting bisa dapat koneksi Internet atau bisa bermain-main dengan komputer 20–24 jam sehari—namun kecenderungan membanding-bandingkan itu akan timbul.
Tapi bagaimana pun juga, kalau kita tidak tahu berapa kisaran kasar gaji-gaji karyawan dalam perusahaan kita, atau bagaimana perbandingan gaji kita dengan gaji teman-teman, atau berapa gaji rata-rata di pasaran, maka kita amat berpotensi mengalami underpaid. Apalagi jika kita masih hijau di lapangan pekerjaan, baru bekerja pertama kali, dan tidak pandai bernegosiasi sewaktu wawancara. Apakah kita ingin dibayar lebih rendah dari seharusnya? Tentu tidak.
Di Indonesia pun, mengetahui gaji rata-rata untuk bidang pekerjaan Anda lebih sulit. Orang-orang kita cenderung sensitif sekali soal gaji. Survey jarang diadakan. Dan juga, iklan-iklan lowongan pekerjaan lokal hampir tak pernah menyebutkan rentang gaji yang mungkin didapat untuk sebuah posisi.
Kebanyakan dari mereka yang ingin mempekerjakan orang biasanya bertanya kepada rekan-rekannya berapa gaji pasaran. “Saya bertanya-tanya kepada perusahaan sejenis. Dan memang sebagian profesi—sepengetahuan saya—sudah ada patokan gajinya,” aku Mico Wendy, pemimpin perusahaan desain web berbasis Bandung-Jakarta bernama Net Dsign. Jadi mengapa calon karyawan/yang dipekerjaan pun tidak mencari tahu berapa kisaran rata-rata atau berapa yang diperoleh rekan-rekannya?
Karena itu, yang disarankan adalah kita membuka informasi gaji kita kepada teman-teman atau rekan kerja yang dekat dan dapat dipercaya. Minimal kita perlu mengetahui gaji 1 orang rekan kerja di perusahaan yang sama, kalau bisa 2 atau 3. Bertukar cerita soal gaji dan fasilitas perusahaan pun penting antar teman yang berbeda tempat kerja. Sikap malu membicarakan gaji harus ditepis, karena bisa merugikan diri Anda kalau Anda tidak memperoleh informasi yang cukup.
Tapi anda Anda saat ini masih cukup malu untuk mengetahui berapa gaji teman-teman, mari kita lihat hasil survey kecil-kecilan mwmag.
Berapa Gaji Minimum, Rata-Rata, Maksimum?
Gambar 1 dan Gambar 2 menyajikan profil pengisi survey. Lebih dari separuh pengisi adalah dari Jakarta. Mayoritas pengisi berusia 20–24 tahun (48%) diikuti 25–29 tahun (35%). Hanya 7 orang pengisi mengaku wanita. Gaji dasar bulanan para pengisi ada di Gambar 3. Garis merah menunjukkan profil total seluruh pengisi, sementara yang merah untuk Jakarta saja. Gambar 4 dan Gambar 5 masing-masing menunjukkan besarnya gaji rata-rata untuk bidang pekerjaan dan kelompok usia (merah dan hitam masih menunjukkan Jakarta dan total). Dari tiga gambar terakhir Anda dapat mengira-ngira apakah Anda termasuk di bawah, ke dalam, atau di atas rata-rata.
Gaji rata-rata programer web lebih tinggi daripada desainer, sysadmin, maupun programer nonweb. Ini bisa menunjukkan bahwa demand terhadap programer lebih tinggi atau kurang terpenuhi dibandingkan desainer. Bisa pula memberi petunjuk bagi Anda yang belum memilih bidang, bahwa menjadi programer barangkali bisa lebih menjanjikan. Dan awet pula. “Masalah di desain adalah, setiap saat selalu tumbuh orang-orang baru yang mau dibayar murah. Sehingga kalau tender, kita gak bisa menyaingi harga mereka. Mungkin proyek itu proyek pertama atau kedua atau ketiga mereka, sehingga mereka juga sekalian sedang mengumpulkan portofolio,” tutur seorang desainer yang mengepalai sebuah firma desain yang cukup ternama di Jakarta.
Seperti bisa dilihat di Gambar 3 dan telah dikonfirmasi oleh mwmag kepada beberapa narasumber, kisaran gaji 6–7jt kurang lebih adalah titik mentoknya para kuli TI. Hanya sebagian kecil saja programer atau desainer, terutama di Jakarta atau Bali, yang gajinya bisa di atas situ. Dan itu pun harus sudah senior, bekerja di perusahaan tertentu (mis: portal atau perusahaan asing), atau untuk kasus-kasus tertentu (katakanlah misalnya, teman/saudara bos, dsb). Perusahaan portal seperti M-Web (PMA) memang terkenal gaji karyawannya di atas rata-rata. Penyebab utamanya adalah karena pada saat dotcom rush (1999–2000), perusahaan-perusahaan dotcom yang baru bermunculan berebut programer web dan desainer web. Demand naik, tarif pun tentu naik. “Iya, saya ingat ‘masa-masa indah’ dulu, ketika Astaga! baru muncul dan dipimpin oleh Jonathan Morris. Banyak teman-teman yang direkrut melalui berbagai cara—mulai dari menggunakan jasa headhunter, dari ajakan teman, atau malah ditelepon Jonathan langsung,” kata Steven Haryanto, kepala editor mwmag. “Gaji yang ditawarkan Astaga! memang di atas rata-rata saat itu,” kata seorang narasumber pemilik perusahaan software development di Jakarta mengiyakan. Tidak aneh kalau programer atau DBA bisa di atas 7–10 juta rupiah di Astaga! “Bahkan Jonathan Morris sendiri dikabarkan sempat menyesali hal ini saat dia meninggalkan Astaga! dan membuka perusahaan web development. Kenapa? Sebab orang-orang yang diwawancara jadi minta gaji tinggi!” Selain itu, untuk perusahaan asing memang standar gajinya berbeda. Bisa mencapai belasan juta rupiah. Tapi untuk kelas kuli TI dan di rata-rata perusahaan lokal, rentang atasnya memang sekitar 6–7jt. Untuk naik lagi, Anda harus berposisi manajer atau sekalian pindah ke manajemen.
Fasilitas Lain dan Waktu Kerja
Selain gaji, ada berbagai fasilitas yang ditawarkan oleh kantor yang penting menjadi bahan pertimbangan Anda dalam memilih pekerjaan. Gambar 6 memperlihatkan beberapa fasilitas ini. Ini tidak termasuk fasilitas yang sudah pasti ada/umum, misalnya komputer kantor, koneksi Internet, atau telepon/faks di kantor. Anda dapat membandingkannya dengan perusahaan Anda sekarang, apakah termasuk pemberi banyak fasilitas atau sedikit. Lebih dari separuh peserta mengaku memperoleh uang makan (52%) dan asuransi kesehatan (59%). Kendaraan atau ponsel termasuk sedikit diberikan, yang mana wajar karena modus pekerjaan desainer/admin/programer tidaklah mobile seperti divisi marketing/sales.
Pertama, Anda bisa cari penghasilan di luar. Cara ini nampaknya paling banyak dipraktikkan, karena mencari pekerjaan baru tidaklah mudah. 60% responden mengaku kadang-kadang terima sampingan, 18% sering, tapi 22% tidak pernah. 35% mengaku penghasilan sampingannya lebih kecil dari gaji bulanan, 29% kurang lebih sama, dan 26% mengaku dapat lebih besar.
Kedua, Anda bisa mempertimbangkan mencari pekerjaan tetap lain. Sebanyak 60% pengisi survey menyatakan dirinya mempertimbangkan pekerjaan lain, meskipun tidak aktif mencari. 32% aktif mencari pekerjaan lain, misalnya dengan melihat situs lowongan/milis/iklan di koran dan mengirim-ngirimkan resumenya. Hanya 8% yang mengaku tidak mencari pekerjaan lain.
Penutup
Demikian hasil survey. Pesan terakhir kami, selalulah mengupdate CV/resume Anda, karena Anda tidak pernah tahu kapan resume tersebut dibutuhkan. Bisa saja besok, bisa juga hari ini.
[Last-Modified: Mon Aug 19 21:01:14 2002]
2. Teori Keadilan (Equity Theory)
Seseorang akan merasa puas atau tidak puas tergantung apakah ia merasakan adanya keadilan atau tidak atas suatu situasi. Perasaan equity atau inequity atas suatu situasi diperoleh seseorang dengan cara membandingkan dirinya dengan orang lain yang sekelas, sekantor, maupunditempat lain.
3. Teori Dua – Faktor (Two Factor Theory)
Prinsip dari teori ini adalah bahwa kepuasan dan ketidakpuasan kerja merupakan dua hal yang berbeda. Menurut teori ini, karakteristik pekerjaan dapat dikelompokkan menjadi dua kategori, yang satu dinamakan Dissatisfier atau hygiene factors dan yang lain dinamakan satisfier atau motivators.

Satisfier atau motivators adalah faktor-faktor atau situasi yang dibuktikannya sebagai sumber kepuasan kerja yang terdiri dari prestasi, pengakuan, wewenang, tanggungjawab dan promosi. Dikatakan tidak adanya kondisi-kondisi ini bukan berarti membuktikan kondisi sangat tidak puas, tetapi kalau ada, akan membentuk motivasi kuat yang menghasilkan prestasi kerja yang baik. Oleh sebab itu faktor ini disebut sebagai pemuas.
Hygiene factors adalah faktor-faktor yang terbukti menjadi sumber kepuasan, terdiri dari gaji, insentif, pengawasan, hubungan pribadi, kondisi kerja dan status. Keberadaan kondisi-kondisi ini tidak selalu menimbulkan kepuasan bagi karyawan, tetapi ketidakberadaannnya dapat menyebabkan ketidakpuasan bagi karyawan. As’ad (2004, p.104). Sebuah kelompok psikolog Universitas Minnesota pada akhir tahun 1950-an membuat suatu program riset yang berhubungan dengan problem umum mengenai penyesuaian kerja. Program ini mengembangkan sebuah kerangka konseptual yang, diberi nama Theory of Work Adjustment (Wayne dan Cascio, 1990, p.277).
Theory of Work Adjustment didasarkan pada hubungan antara individu dengan lingkungan kerjanya. Hubungan tersebut dimulai ketika individu memperlihatkan kemampuan atau keahlian yang memungkinkan untuk memberikan tanggapan terhadap kebutuhan kerja dari suatu lingkungan kerja. Dari lain pihak, lingkungan kerja menyediakan pendorong atau penghargaan tertentu seperti gaji, status, hubungan pribadi, dan lain-lain dalam hubungannya dengan kebutuhan individu.
Jika individu memenuhi persyaratan kerja, maka karyawan akan dianggap sebagai pekerja-pekerja yang memuaskan dan diperkenankan untuk tetap bekerja di dalam badan usaha. Di lain pihak, jika kebutuhan kerja memenuhi kebutuhan individu atau memenuhi kebutuhan kerja, pekerja dianggap sebagai pekerja-pekerja yang puas.
Individu berharap untuk dievaluasi oleh penyelia sebagai pekerja yang memuaskan ketika kemampuan dan keahlian individu memenuhi persyaratan kerja. Apabila pendorong-pendorong dari pekerjaan memenuhi kebutuhan kerja dari individu, mereka diharapkan untuk jadi pekerja yang puas. Seorang karyawan yang puas dan memuaskan diharapkan untuk melaksanakan pekerjaannya. Jika kemampuan dan persyaratan kerja tidak seimbang, maka pengunduran diri, tingkat pergantian, pemecatan dan penurunan jabatan dapat terjadi.
Dampak Kepuasan dan Ketidakpuasan Kerja

1. Produktifitas atau kinerja (Unjuk Kerja)
Lawler dan Porter mengharapkan produktivitas yang tinggi menyebabkan peningkatan dari kepuasan kerja hanya jika tenaga kerja mempersepsikan bahwa ganjaran instrinsik dan ganjaran ekstrinsik yang diterima kedua-duanya adil dan wajar dan diasosiasikan dengan unjuk kerja yang unggul. Jika tenaga kerja tidak mempersepsikan ganjaran intrinsik dan ekstrinsik yang berasosiasi dengan unjuk kerja, maka kenaikan dalam unjuk kerja tidak akan berkorelasi dengan kenaikan dalam kepuasan kerja. Asad (2004, p. 113).

2. Ketidakhadiran dan Turn Over
Porter & Steers mengatakan bahwa ketidakhadiran dan berhenti bekerja merupakan jenis jawaban yang secara kualitatif berbeda. Ketidakhadiran lebih bersifat spontan sifatnya dan dengan demikian kurang mungkin mencerminkan ketidakpuasan kerja. dalam Asad (2004, p.115). Lain halnya dengan berhenti bekerja atau keluar dari pekerjaan, lebih besar
kemungkinannya berhubungan dengan ketidakpuaan kerja. Menurut Robbins (1996) ketidakpuasan kerja pada tenaga kerja atau karyawan dapat diungkapkan ke dalam berbagai macam cara. Misalnya, selain meninggalkan pekerjaan, karyawan dapat mengeluh, membangkang, mencuri barang milik organisasi, menghindari sebagian dari tanggung jawab pekerjaan mereka.

Empat cara mengungkapkan ketidakpuasan karyawan, (p. 205) :
1. Keluar (Exit): Ketidakpuasan kerja yang diungkapkan dengan meninggalkan pekerjaan. Termasuk mencari pekerjaan lain.
2. Menyuarakan (Voice): Ketidakpuasan kerja yang diungkap melalui usaha aktif dan konstruktif untuk memperbaiki kondisi termasuk memberikan saran perbaikan, mendiskusikan masalah dengan atasannya.
3. Mengabaikan (Neglect): Kepuasan kerja yang diungkapkan melalui sikap membiarkan keadaan menjadi lebih buruk, termasuk misalnya sering absen atau dating terlambat, upaya berkurang, kesalahan yang dibuat makin banyak.
4. Kesetiaan (Loyalty): Ketidakpuasan kerja yang diungkapkan dengan menunggu secara pasif sampai kondisinya menjadi lebih baik, termasuk membela perusahaan terhadap kritik dari luar dan percaya bahwa organisasi dan manajemen akan melakukan hal yang tepat untuk memperbaiki kondisi.
5. Kesehatan
Meskipun jelas bahwa kepuasan kerja berhubungan dengan kesehatan, hubungan kausalnya masih tidak jelas. Diduga bahwa kepuasan kerja menunjang tingkat dari fungsi fisik mental dan kepuasan sendiri merupakan tanda dari kesehatan. Tingkat dari kepuasan kerja dan kesehatan mungkin saling mengukuhkan sehingga peningkatan dari yang satu dapat meningkatkan yang lain dan sebaliknya penurunan yang satu mempunyai akibat yang negative
Cara Menganalisa
A. Instrumen Kepuasan Kerja
Jumlah butir pertanyaan 20 butir.
§ Alternatif jawaban adalah Ya dan Tidak . Jawaban Ya mengindikasikan kepuasan kerja tinggi sedangkan jawaban Tidak mengindikasikan kepuasan kerja rendah.Untuk jawaban Ya skor yang diberikan adalah 1. Sedangkan untuk jawaban Tidak skornya adalah nol.
§ Jumlah skor dibawah 10 mengindikasikan kepuasan kerja yang rendah pada seorang pekerja. Sedangkan jumlah skor diatas 10 mengindikasikan kepuasan tinggi pada seorang pekerja.
B. Instrumen Motivasi Kerja
Jumlah pertanyaan 20. Skor jawaban berkisar antara 1-4.
§ Untuk jawaban yang memberi indikasi motivasi kerja sangat tinggi skor yang diberikan adalah 4
§ Untuk jawaban yang memberi indikasi motivasi kerja tinggi skor yang diberikan adalah 3.
§ Untuk jawaban yang memberikan indikasi motivasi kerja rendah skor yang diberikan adalah 2.
§ Untuk jawaban yang memberikan indikasi motivasi kerja sangat rendah skor yang diberikan adalah 1.
– Jika jumlah skor yang dicapai antara 0-5 , mengindikasikan motivasi kerja sangat rendah.
– Jika jumlah skor yang dicapai antara 5-10 , mengindikasikan motivasi kerja rendah
– Jika jumlah skor yang dicapai antara 10-15 , mengindikasikan motivasi kerja tinggi.
– Jika jumlah skor yang dicapai antara 15-20 , mengindikasikan motivasi kerja yang sangat tinggi.
C.Instrumen Konsep diri pekerja
Jumlah butir pertanyaan 22 butir. Skor yang diberikan berkisar antara 1-5.
§ Untuk jawaban yang mengindikasikan konsep diri sangat tinggi skor yang diberikan adalah 5
§ Untuk jawaban yang mengindikasikan konsep diri tinggi mendapat skor 4.
§ Untuk jawaban yang mengindikasikan konsep diri sedang mendapat skor 3.
§ Untuk jawaban yang mengindikasikan konsep diri rendah mendapat skor 2.
§ Sedangkan skor 1 diberikan untuk jawaban yang mengindikasikan konsep diri sangat rendah.
– Untuk jumlah skor antara 0-5, mengindikasikan konsep diri sangat rendah.
– Untuk jumlah skor antara 5-11, mengindikasikan konsep diri rendah.
– Untuk jumlah skor antara 11-17, mengindikasikan konsep diri tinggi
– Untuk jumlah skor antara 17-22, mengindikasikan konsep diri sangat tinggi.
D. Cara penilaian Questionnaire Performance Appraisal.
Pertanyaan yang berjumlah 12 ini memberi kesempatan kepada responden untuk menjawab ya dan tidak. Jawaban ya mencerminkan sikap dan kepuasan positif terhadap sistim penilaian kinerja dan akan mendapatkan skor 1; sedangkan jawaban tidak akan mencerminkan sikap dan kepuasan negatif terhadap sistim penilaian kinerja akan memperoleh skor 0.
Seorang pekerja dikatakan mempunyai kepuasan yang tinggi dan mempunyai sikap positif terhadap sistim penilaian kinerja jika jumlah skor yang dipunyai berada pada kisaran angka 6-12; sedangkan seorang pekerja dikatakan bersikap negatif dan kepuasan terhadap sistim penilaian kinerja rendah, jika skor yang diperoleh berkisar antara 0-5.
Tidak selamanya stress itu negatif
Stress dapat menjadi peluang bila menawarkan potensi perolehan, sebagai contoh kinerja yang ditunjukkan oleh atlet saat menghadapi situasi – situasi yang mencekam ; ada lagi para profesional muda, melihat tekanan beban kerja berlebihan yang meningkatkan mutu kerja dan kepuasan kerja yang mereka dapatkan dari pekerjaan mereka. Individu-individu semacam itu, sering menggunakan stress positif untuk mengatasi masalah dan berkinerja lebih maksimal. Terkait dengan kendala, stress mencegah anda dari mengerjakan apa yang sangat anda inginkan. Begitu pula kaitannya dengan tuntutan, stress mengacu pada hilangnya sesuatu yang sangat diinginkan. So, bila Anda, misalnya sedang menjalani tinjauan kinerja tahunan di tempat kerja, anda akan merasakan stress, karena Anda menghadapi kesempatan, kendala dan tuntutan.
Tinjauan kinerja yang baik, dapat mendorong ke promosi, tanggungjawab yang lebih besar dan gaji yang lebih tinggi. Sebaliknya, tinjauan ulang kinerja yang buruk dapat menghalangi Anda dari perolehan promo / jabatan, malahan yang luar biasa buruk, mungkin dapat berakibat Anda di pecat…!
Potensi sumber Stress
Faktor Lingkungan : Ketidak pastian ekonomi, Ketidak pastian politik, Ketidak pastian teknologi
Faktor Organisasi : Tuntutan tugas, Tuntutan sarana, Tuntutan antar pribadi, Struktur organisasi, Kepemimpinan organisasi, Tahap perkembangan organisasi
Faktor Individu : Masalah keluarga, Masalah ekonomi, Kepribadian

Beberapa teori tentang Kepuasan Kerja mengungkapkan bahwa ketidakpuasan maupun kepuasan kerja tergantung pada perbedaan atas “apa yang diharapkan dan apa yang diperoleh”. Dari perspektif yang berbeda, kedua hal di atas dikaitkan dengan
Artinya kalau faktor-faktor eksternal tadi tidak diperbaiki maka kepuasan kerja dan motivasi kerja bakal rendah dan akan memengaruhi kinerja karyawan. Pada gilirannya akan memengaruhi kinerja perusahaan.
Faktor pertama adalah faktor kepuasan kerja, yaitu faktor faktor yang mempengaruhi langsung kepuasan kerja pekerja. Faktor kedua adalah faktor ketidakpuasan kerja, yaitu faktor faktor yang mempengaruhi langsung ketidakpuasan pekerja.
Dalam semua kasus, kepuasan kerja diukur dengan kuesioner laporan diri yang diisi oleh karyawan. Pengukuran kepuasan kerja dapat dilakukan melalui beberapa pendekatan, yaitu kepuasan kerja dilihat sebagai konsep global, kepuasan kerja
Kepuasan kerja akhir-akhir ini semakin terasa penting artinya dalam lingkup organisasi. Kepuasan kerja mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap produktivitas organisasi baik secara langsung ataupun tidak langsung.
Model karakteristik pekerjaan dari motivasi kerja menunjukan hubungan yang erat dengan kepuasan kerja. Kepuasan kerja bersamaan dengan motivasi internal yang tinggi. Konsep yang diajukan oleh Herzbeg, yang mengelompokan ciri-ciri
MENGUKUR KEPUASAN KERJA Pengukuran kepuasan kerja dapat dilakukan melalui beberapa pendekatan, yaitu: 1. Pengukuran kepuasan kerja dilihat sebagai konsep global Konsep ini merupakan konsep satu dimensi, semacam ringkasan psikologi dari
Pengukuran kepuasan kerja dapat dilakukan melalui beberapa pendekatan, yaitu kepuasan kerja dilihat sebagai konsep global, kepuasan kerja dilihat sebagai konsep permukaan, dan sebagai fungsi kebutuhan yang terpenuhkan.

,

, Gejala!
Untuk memudahkan Anda memahami, cobalah tengok beberapa gejala yang dapat timbul pada stres kerja:
a. merasa sedih, dirundung duka
b. cemas yang berlebihan
c. sulit tidur
d. nafsu makan berkurang, badan mengurus
e. merasa kelelahan dan kurang semangat
f. kurang tertarik pada aktivitas biasa
g. konsentrasi yang buruk
h. merasa tidak berdaya, putus asa
Inilah Yang Terjadi
Stres ini bisa mempengaruhi 3 hal, yaitu tubuh kita, mental, dan perilaku.

kiat dan tips yang bisa Anda ikuti.
1. 1. Sediakan Waktu Untuk Rileks
Daripada memikirkan beban pekerjaan (tapi tidak ada solusinya), lebih baik gunakan waktu Anda yang sedikit itu untuk melakukan relaksasi. Ikuti saja caranya berikut ini: Lemaskan otot-otot tubuh dengan bertumpu pada tangan, lengan, muka, kepala, leher, bahu, dada, lambung dan punggung bawah, lalu terakhir ke daerah kaki. Tiap otot ditegangkan selama 5-7 detik kemudian dikendorkan selama 12-15 detik. Ulangi cara ini hingga 5 kali berturut-turut. Metode relaksasi ini bisa membantu untuk meredakan stres yang Anda alami.
2. 2. Buatlah Manajemen Waktu Yang Baik
Kecerdasan mengatur waktu di kantor sesuai kebutuhan memang sangat diperlukan. Sebab hanya Anda yang tahu kapan waktu untuk bekerja keras dan kapan waktu beristirahat dengan santai. Saat bekerja, tentunya Anda harus berkonsentrasi penuh dengan pekerjaan. Dan saat bersantai, Anda pun harus benar-benar santai. Sehingga waktu Anda tidak habis tersita karena memikirkan pekerjaan.
3. 3. Menata Ulang Ruang Kerja
Anda juga bisa mencegah stres dengan mengatur kembali ruang kerja Anda. Jauhkan meja dari tumpukan kertas atau file. Simpan kertas-kertas Anda dalam map, kotak, atau laci. Jika memungkinkan, pindahkan letak meja Anda menghadap matahari agar Anda dapat bekerja dengan cahaya alami dari luar.
4. 4. Lakukan sesuatu yang positif yang Anda sukai
Misalnya membaca Al Qur`an . Keadaan ruhani atau mental yang baik dapat mempengaruhi kerjas jasmani yang Anda lakukan.
5. 5. Manfaatkan Waktu Makan Siang Untuk “Penyegaran”
Hentikan semua pekerjaan saat jam makan siang tiba. Karena, waktu makan siang merupakan saat yang paling tepat bagi Anda yang telah setengah hari bekerja untuk mengisi perut sambil beristirahat sejenak. Manfaatkan waktu makan siang untuk menyegarkan pikiran dengan berkumpul bersama rekan atau sahabat di kantor. Bicarakan hal-hal ringan untuk mengembalikan kesegaran pikiran Anda. Sehingga saat kembali ke kantor, Anda sudah siap dengan energi dan semangat baru.
6. 6. Berolahraga
Dengan berolahraga secara teratur (misal seminggu dua kali), Anda bisa melepaskan ketegangan yang kerapkali Anda alami di tempat kerja dan menggantinya dengan suasana rileks dan bugar pada tubuh. Pilihlah satu jenis olahraga yang Anda gemari. Anda bisa melakukannya di saat hari libur atau sepulang dari kantor. Dijamin, setelah badan Anda segar, stres pun perlahan hilang.
7. 7. Manjakan Diri Anda Sejenak
Setelah beban pekerjaan yang menyita waktu, tidak ada salahnya bila Anda memberi waktu untuk memanjakan diri sendiri. Misalnya dengan menikmati , menggunakan minyak aromaterapi khusus penghilang stres. Bisa juga dikombinasikan dengan minyak esensial untuk memijat otot. Anda bisa melakukannya sendiri di rumah dengan mengubah kamar mandi menjadi sarana relaksasi. Ini yang perlu Anda lakukan:
o Ciptakan suasana relaksasi dengan menyejukkan dan segar.
o Mandilah dengan air hangat.
o Pilih satu jenis minyak esensial lalu tambahkan beberapa tetes pada air mandi.
8. 8. Selesaikan Masalah Dengan orang lain atau Bos atau Rekan Kerja
Jika Anda memiliki masalah dengan atasan atau dengan rekan sekerja, sebaiknya selesaikanlah segera. Siapa tahu, masalah itu yang selama ini menjadi pangkal penyebab stres Anda. Cobalah mencari jalan keluar dengan cara berdiskusi mengenai kesalahpahaman yang seringkali terjadi sehingga lingkungan kerjapun terasa nyaman dan menyenangkan bagi Anda.
9. 9. Berpikir Positif
Belajarlah untuk selalu berpikir positif dalam menghadapi dan menyikapi segala permasalahan. Misalnya ketika atasan marah-marah pada Anda, bukan berarti ia sentimen atas hasil kerja Anda. Cobalah berpikir bahwa si bos sedang memberi masukan yang berguna bagi perkembangan kinerja Anda di kemudian hari.
10. 10. Berusaha Kembali Bersemangat
Usaha paling mudah adalah berbagi uneg-uneg dengan orang lain (keluarga, teman dekat). Seseorang akan merasa lebih plong ketika sudah berbagi dengan orang lain. Bila Anda perlu bantuan medis, dapat menemui dokter kedokteran jiwa (bergelar Sp.KJ). Bersama mereka, Anda akan dibantu untuk mencari akar masalah dari stres Anda. Ketika masalah itu ditemukan dan diperbaiki, tentunya stres akan berangsur berkurang.

11. 11. mengatakan pada supervisor Anda mengenai keadaan yang tidak memadai saat bekerja. Perusahaan memiliki tanggung jawab dalam menyelenggarakan kondisi kerja yang kondusif bagi para pekerja. Jadi, mengapa harus takut untuk menyampaikannya? Itu adalah hak Anda!

Sumber: http://www.master.web.id/mwmag/issue/07/content/fokus/fokus.html
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/teori-teori-tentang-kepuasan-kerja-dan.html

Hello world!

Januari 14, 2010

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!